GP Ansor Ajak Bangsa Bersatu Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah

  • 06 Mar 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Eskalasi berpotensi memperluas ketegangan geopolitik global dan berdampak pada stabilitas ekonomi serta keamanan dunia, termasuk Indonesia.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menilai konflik di Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, tetapi memiliki implikasi luas. Implikasi terhadap rantai pasok energi global, stabilitas ekonomi, serta dinamika politik internasional yang pada akhirnya juga dapat mempengaruhi kondisi nasional.

Sejumlah pengamat menilai eskalasi perang di kawasan tersebut berpotensi mengganggu jalur pasokan energi dunia yang melewati Selat Hormuz. Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi sekitar 20 persen distribusi energi global.

Dalam situasi tersebut, GP Ansor mengingatkan bangsa Indonesia perlu mengedepankan persatuan dan menghindari polarisasi yang dapat melemahkan kekuatan nasional. GP Ansor mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang mengundang para tokoh nasional berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai situasi geopolitik global serta dampaknya bagi Indonesia.

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi kebangsaan lintas generasi kepemimpinan untuk merumuskan langkah terbaik bagi bangsa. “Langkah Presiden Prabowo yang merangkul para tokoh bangsa merupakan teladan penting,” ujar Addin.

Dalam kesempatan tersebut, Addin menekankan ada dua hal yang perlu dijaga mengatasi dampak perang yaitu ketahanan energi dan ketahanan pangan. “Anak muda harus mengambil peran penting dalam menjaga kedua ketahanan tersebut dan GP Ansor siap membantu pemerintah dalam hal ini,” katanya.

GP Ansor juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak menyikapi berbagai informasi terkait konflik internasional. Serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah bangsa.

“Perbedaan pandangan politik di dalam negeri tidak boleh menggerus persatuan bangsa. Dalam situasi global yang penuh gejolak, kekuatan terbesar Indonesia adalah persatuan nasional,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan semangat persatuan, GP Ansor optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus terus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....