Manggala Agni Gerak Cepat Kendalikan Karhutla di Riau
- 06 Mar 2026 09:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama sejumlah pihak berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Kali ini pihaknya mengendalikan di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto, mengatakan saat ini tim masih melakukan proses pendinginan. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa serta mencegah potensi kebakaran kembali.
“Saat ini tim masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah potensi kebakaran kembali. Potensi asap masih cukup tinggi sehingga proses mopping up atau penuntasan sisa-sisa api dan pendinginan terus dilakukan,” ujar Ferdian, Jumat, 6 Maret 2026.
Di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terjadi di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat. Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama unsur TNI, Polri, BPBD dan lainnya.
Ferdian menjelaskan, total luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare dengan status kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). “Kami akan menuntaskan penanganan hingga tidak ada potensi sekecil apa pun untuk meluas atau menyala kembali di kahan gambut ini,” ucapnya.
Sementara itu, di Kabupaten Pelalawan, kebakaran terjadi di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti. Dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 68,3 hektare. Lahan tersebut berstatus Areal Penggunaan Lain (APL).
Ia menambahkan, Manggala Agni bersama para pihak terus berupaya menuntaskan pemadaman di dua lokasi tersebut. Di sisi lain, langkah pencegahan juga terus diperkuat melalui deteksi dini agar respons penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain itu, patroli pencegahan terus dilakukan dengan pendekatan pengamanan wilayah. Dan juga pemantauan kondisi lapangan secara langsung, serta pendekatan sosial kepada masyarakat.
Sejak Januari hingga awal Maret 2026, Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatra telah melaksanakan patroli pencegahan karhutla di 80 desa. Salah satunya tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
“Patroli tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga menjadi sarana pendekatan kepada masyarakat agar semakin memahami bahaya karhutla. Pelibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan,” kata Ferdian.
Saat ini, pemerintah juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan fokus wilayah Pelalawan, Bengkalis, Siak, dan Dumai.
Operasi ini dilakukan sebagai respons atas permohonan Pemerintah Provinsi Riau. Serta rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Kementerian Kehutanan.
Operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk mempercepat terjadinya hujan di wilayah rawan karhutla. Lalu membantu pembasahan lahan gambut, serta menjaga kelembapan tanah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....