Kemendikdasmen-TNI AD Percepat Rehabilitasi Sekolah Rusak di Aceh-Sumatra
- 06 Mar 2026 09:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama TNI Angkatan Darat berkomitmen mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah yang rusak. Ratusan sekolah rusak berat akibat bencana yang terjadi di wilayah Sumatra.
Kedua instansi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKST). Penandatanganan dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah dengan TNI AD.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengatakan kolaborasi ini bertujuan mempercepat revitalisasi sekolah-sekolah. Terlebih sekolah-sekolah tersebut mengalami kerusakan berat dan ada yang harus direlokasi akibat bencana.
"Kerja sama ini untuk mempercepat proses pembangunan sekolah di daerah terdampak bencana yang rusak berat. Selain itu juga relokasi sekolah, ya totalnya ada 267 sekolah," kata Wamen Fajar di Plaza Insan Berprestasi, Kamis 5 Maret 2026.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari konsep partisipasi semesta, didorong oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Mendikdasmen menurut Fajar berkomitmen membangun ekosistem perlindungan pendidikan dengan melibatkan berbagai pihak.
Wamen Fajar mengatakan, kerja sama dengan TNI AD sudah pernah dilakukan sebelumnya. Kemendikdasmen telah menjalin berbagai kolaborasi dengan TNI dalam sejumlah program pembangunan pendidikan.
"Kami berharap, dengan kerja sama ini proses pembangunan sekolah dan relokasi di tiga provinsi segera selesai. Target kami Oktober sudah rampung," ujar Fajar.
Pembangunan akan menggunakan mekanisme swakelola tipe dua. Setiap pelaksanaan pembangunan diserahkan kepada TNI AD dengan tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang ditetapkan kementerian.
"Mudah-mudahan tanggal 9 nanti akan ada groundbreaking pertama di Aceh. Itu akan menandai secara resmi dimulainya program pembangunan kembali sekolah-sekolah rusak berat bersama TNI AD," kata Fajar.
Adapun Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad), Rachmad Zulkarnaen, menjelaskan, setelah penandatanganan, tahap berikutnya adalah PKST. PKST merupakan kontrak teknis dari kementerian hingga ke wilayah pelaksana di tingkat Komando Daerah Militer (Kodam).
"PKST ini merupakan penandatanganan kontrak dari kementerian yang kemudian dilanjutkan ke wilayah. Dalam hal ini Kodam di tiga provinsi terdampak," kata Rachmad.
Menurut Rachmad, TNI AD juga telah membantu mempercepat rehabilitasi sejumlah sekolah melalui program perbaikan. Program tersebut diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat.
"Harapannya adik-adik kita di sana pada tahun ajaran baru nanti sudah bisa kembali belajar. Mereka bisa kembali belajar di sekolah yang layak," kata Rachmad.
Sebanyak 267 sekolah yang akan direhabilitasi tersebar di tiga provinsi. Sebanyak 189 sekolah di Aceh, 55 sekolah di Sumatera Utara, dan 22 sekolah di Sumatera Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....