Bapanas Tegaskan Pengawasan Distribusi Pangan Diperketat
- 05 Mar 2026 11:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan pasokan dan harga pangan pada pertengahan Ramadan. Pengawasan difokuskan pada daging sapi, ayam ras, dan Minyakita.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyebut fluktuasi harga bukan karena kekurangan pasokan. Masalah terjadi pada distribusi.
Ia menegaskan seluruh rekomendasi impor sapi telah diterbitkan sejak Desember 2025. Dengan demikian pasokan daging sapi dipastikan tersedia.
“Tidak ada alasan lagi. Kami minta pelaku usaha segera mengeluarkan stok dagingnya,” ucapnya di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.
Pemerintah menegaskan tidak menolerir praktik spekulasi harga selama Ramadan. Aparat diminta bertindak tegas terhadap pelaku yang melanggar.
“Kami minta satgas pangan bergerak cepat. Bila perlu langsung segel,” kata Amran.
Terkait Minyakita, pemerintah meminta peningkatan distribusi melalui BUMN pangan. Penyaluran ditargetkan mencapai lebih dari 35 persen.
Amran menilai kenaikan harga Minyakita tidak wajar. Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar dunia.
Menurutnya penindakan harus menyasar distributor dan produsen. Pedagang kecil diminta tidak menjadi sasaran penindakan.
“Kalau ada pelanggaran, usut distributor dan pabriknya. Jangan pedagang kecil,” katanya.
Untuk komoditas ayam ras, pemerintah meminta harga konsumen dijaga di bawah Rp40 ribu per kilogram. Harga tersebut sesuai Harga Acuan Penjualan.
Amran juga mengapresiasi pedagang yang menjaga stabilitas harga pangan. Beberapa komoditas bahkan mulai menunjukkan penurunan harga.
Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok menunjukkan harga ayam ras Rp40.192 per kilogram. Harga turun 0,14 persen dibanding sehari sebelumnya.
Harga Minyakita tercatat Rp15.907 per liter. Harga turun 0,08 persen dari Rp15.920 per liter.
Sementara harga daging sapi naik tipis menjadi Rp135.293 per kilogram. Namun masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan Rp140 ribu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....