Menag Pastikan Malam Takbiran Idulfitri Tak Ganggu Nyepi
- 04 Mar 2026 20:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa pemerintah, telah mempersiapkan perayaan Lebaran Idulfitri 2026 dan Hari Raya Nyepi. Perayaan dua Hari Besar Keagamaan (HBK) secara berdekatan ini dipastikan tidak akan saling mengganggu dan menghambat.
Seperti dijelaskannya di daerah Bali, dimana prosesi Hari Raya Nyepi tidak memperkenankan akan aktivitas masyarakat. Hal ini dijelaskan Menag, juga bertepatan prosesi Lebaran Idulfitri dengan perayaan malam takbiran.
Hal itu diungkapkan Menag, telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dimana kepastian ini dijelaskannya, telah melalui dialog antar pengemuka dan tokoh agama.
“Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara berisik, tidak boleh ada kendaraan, padahal malamnya ada temen-temen kita takbir. Alhamdulillah kami melapor kepada Bapak Presiden sudah ada kesepakatan dengan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh di Bali, bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi,” kata Nasaruddin dalam konferensi parents di Pilar Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.
Namun demikian dikatakan Menag Nasaruddin, bahwa dalam pelaksanaan prosesi hari keagamaan itu dilakukan dengan sejumlah ketentuan. Seperti diantanya, yakni ketentuan pelaksanaan malam takbiran.
Untuk tidak mengganggu jalannya peribadatan Hari Raya Nyepi, malam takbiran tidak menggunakan alat pengeras suara. Menag menyampaikan terdapat ketentuan waktu penggunaan pengeras suara (sound system) di masjid dan mushola saat malam takbiran.
“Syaratnya ya Nyepi-nya berjalan, tapi takbir berjalan cuma tidak pakai sound system daripada waktu jam 06:00 sampai jam 09:00, dan lebarannya juga. Perbedaan menjadi suatu hal biasa di Indonesia,” ujar Menag.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....