Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Pulihkan Habitat Gajah Sumatera
- 04 Mar 2026 13:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pemulihan ekosistem hutan dan perlindungan habitat satwa liar.
Peluncuran program dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Menhut menegaskan, pemulihan TNTN di karenakan kawasan ini memiliki nilai ekologis strategis sebagai habitat penting Gajah Sumatera dan satwa lain.
“Tesso Nilo adalah habitat penting bagi Gajah Sumatera dan satwa lainnya. Jika kita tidak bergerak sekarang, kita mempertaruhkan masa depan ekosistem Sumatera bagian tengah,” ujar Raja Juli, lewat katerangannya, Rabu, 4 Maret 2026.
Reforestasi ini merupakan tindak lanjut penertiban dan pengembalian fungsi kawasan hutan. Pemerintah menargetkan penertiban dan pemusnahan tanaman sawit secara bertahap untuk digantikan dengan tanaman hutan bernilai ekologis tinggi.
Pada tahap awal 2026, pemulihan difokuskan pada areal seluas 2.574 hektare. Hingga 2028, total target pemulihan mencapai 66.704 hektare.
Pada lokasi peluncuran, penanaman perdana dilakukan di lahan bekas sawit. Dengan luasnya sekitar 400 hektare, nantinya lahan itu akan ditanami bibit hutan sebanyak 2.000.
Menurut Menhut, program ini disusun berbasis kajian ilmiah dengan melibatkan institusi riset dan akademisi. Hal ini untuk memastikan jenis tanaman yang ditanam mampu mendukung ketersediaan pakan dan habitat satwa liar.
“Pemulihan ini dibangun di atas fondasi ilmiah yang kuat. Jenis tanaman yang dipilih memiliki fungsi ekologis sebagai sumber pakan dan naungan satwa, khususnya Gajah Sumatra,” katanya.
Selain pendekatan ekologis, pemerintah juga memperkuat tata kelola melalui penegakan hukum. Lalu pendekatan restorative justice, relokasi masyarakat secara persuasif dan bertahap, serta pembenahan status lahan agar clear and clean.
Menhut menekankan, keberhasilan reforestasi membutuhkan dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Ini komitmen bersama mengembalikan keseimbangan alam agar generasi mendatang tetap mewarisi hutan yang lestari,” ujar Raja Juli.
Melalui langkah ini, Kemenhut menegaskan komitmennya mempercepat pemulihan kawasan hutan strategis nasional. Pihaknya juga akan memperkuat perlindungan habitat satwa liar di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....