Jokowi Pulang Satu Mobil dengan Wapres usai Diskusi Kebangsaan

  • 04 Mar 2026 02:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta- Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pulang dari Istana Merdeka menggunakan mobil yang sama dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa 3 Maret 2026. Jokowi dan Gibran berada di Istana Merdeka menghadiri diskusi dan silaturahmi kebangsaan bersama Presiden Prabowo Subianto. dan para mantan Presiden/ Wakil Presiden.

Jokowi tampak mengenakan kemeja batik warna cokelat. Ia keluar dari dalam istana bersama dengan mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Kedua tokoh yang mantan pasangan Presiden/ Wakil Presiden itu tampak berbincang sebentar lalu berpisah. Jokowi kemudian masuk ke mobil yang diikuti oleh Wakil Presiden Gibran yang juga putra sulung Jokowi.

Selain Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7, hadir pula Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 Boediono. Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri undangan Presiden Prabowo karena ada agenda internal PDI Perjuangan yang lama direncanakan.

Dalam acara itu, Presiden Prabowo juga mengundang delapan ketua umum partai politik di parlemen dan tokoh seperti mantan Menteri Luar Negeri RI. Diskusi berlangsung cukup lama, mulai pukul 19.30WIB hingga pukul 23.00WIB.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan dalam diskusi itu Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sikap Indonesia atas konflik di Timur Tengah yakni politik bebas aktif. Menurutnya sikap pemerintah Indonesia sudah tepat, termasuk sikap Indonesia atas kondisi rakyat Palestina.

"Ya jelas lah, bahwasanya kita menegaskan kembali bagaimana mempertahankan politik bebas dan aktif. Rasa simpati dan empati yang besar terhadap bagaimana perjuangan rakyat Palestina tadi ditegaskan kembali,"ujarnya.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan terkini perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat. "Beliau menjelaskan berbagai kebijakan yang telah dijalankan sebagai kepala negara dan perkembangan perang Iran melawan Amerika dan Israel," ujar Surya Paloh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....