Niat Salat Gerhana Bulan: Arab, Latin, dan Terjemahannya
- 03 Mar 2026 19:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Ketika fenomena gerhana bulan terjadi, umat Islam dianjurkan melaksanakan salat sunah khusus yang dikenal sebagai salat gerhana bulan atau salat khusuf. Salat ini dilakukan sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT atas tanda-tanda kebesaran-Nya.
Inti dari ibadah ini adalah niat sebuah tekad hati yang menjadikan amalan diterima sebagai ibadah kepada Allah SWT. Umat Islam bisa mengucapkan lafaz niat secara lirih di dalam hati atau dilafalkan agar mantap. Pelaksanaannya disesuaikan apakah menjadi imam, makmum, atau sendiri.
1. Niat Sebagai Imam (Memimpin Salat)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لله تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman lillâhi ta‘âlâ
Arti: “Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah SWT.”
2. Niat Sebagai Makmum (Mengikuti Imam)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini makmûman lillâhi ta‘âlâ
Arti: “Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah SWT.”
3. Niat Sendirian (Sendiri di Rumah atau Tempat Terpisah)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ
Arti: “Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”
Para ulama menjelaskan bahwa tempat niat yang paling utama adalah di dalam hati, namun lafaz lisan dapat membantu memperteguh tekad seorang mukmin saat beribadah. Hal ini disampaikan dalam kitab klasik yang dijadikan rujukan dalam fiqh ibadah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....