Tekan Lonjakan Harga, Bapanas Mobilisasi Pasokan Cabai Rawit Merah ke NTB
- 02 Mar 2026 07:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Mataram – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memobilisasi pasokan cabai rawit merah dari Enrekang, Sulawesi Selatan, ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga komoditas tersebut di tingkat konsumen.
Penambahan pasokan cabai rawit merah ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan Peemerintah Provinsi NTB. Satuan Tugas (Satgas) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan mengawasi proses distribusinya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.
Direktur Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan Bapanas, Rinna Syawal, mengatakan tindakan intervensi dilakukan untuk mempercepat stabilisasi harga. Menurut dia, pihaknya langsung mendorong penambahan pasokan begitu komoditasnya tersedia di sentra produksi.
“Kami memasukkan sekitar 1,18 ton cabai dari Enrekang agar suplai bertambah dan harga terkendali,” ucapnya, Minggu 1 Maret 2026. Rinna menambahkan cabai tersebut dibeli dari petani dengan harga sekitar Rp58.000 per kilogram.
Sedangkan distribusinya menggunakan skema “fasilitasi distribusi pangan” yang dlakukan Bapanas. Dengan tindakan tersebut, harga di tingkat pengecer mencapai sekitar Rp63.000 per kilogram.
Sedangkan harga cabai rawit merah saat mecapai konsumen dijaga pada posisi Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram. Bapanas juga meminta informasi harga dipasang di titik distribusi untuk memberikan acuan bagi masyarakat.
Secara nasional harga cabai rawit merah menunjukkan tren penurunan. Data Panel Harga Pangan mencatat penurunan dari Rp77.645 per kilogram menjadi Rp70.953 per kilogram.
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, mengatakan penurunan dipengaruhi penguatan pasokan dan pengawasan. “Stabilitas harga dan pasokan terus dijaga, tidak boleh ada yang mempermainkan harga pangan,” ujarnyya,
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan pemerintah daerah menambah pasokan dari luar wilayah untuk mempercepat penurunan harga di pasar. “Kami bersama Bapanas memastikan cabai didatangkan dari sentra produksi agar pasokan bertambah dan harga bisa segera turun,” ujarnya.
Menurut Lalu, pada gilirannya masyarakat akan diuntungkan dengan langkah stabilisasi harga pangan ini. “Yang penting masyarakat kembali mendapatkan cabai dengan harga yang wajar,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....