Komisi IV DPR: Bapanas jangan Tunda Penyaluran Bapang Beras Februari-Maret 2026
- 01 Mar 2026 07:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi IV DPR RI menegaskan, program bantuan pangan (Bapang) beras dan minyak goreng periode Februari-Maret 2026 masyarakat Indonesia. Terutama, bagi 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indonesia.
Pernyataan tegas ini, diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. Kehadiran bantuan 20 kg beras serta empat liter minyak goreng jelang Lebaran 2026, sangat berarti bagi keluarga miskin.
“Stok beras dan minyak, tak ada kendala, jumlah persediaannya sangat memadai. Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk tidak lagi menunda-nunda penyaluran Bapang periode Februari dan Maret 2026 ini,” kata politikus PDIP ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Minggu, 1 Maret 2026.
Alex menyorot tajam, belum cairnya Bapang beras dan minyak goreng yang sudah diputuskan dalam rapat. Tepatnya, dalam rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) tanggal 29 Januari 2026 lalu.
“Beras seberat 10 kg, minyak goreng 2 liter per bulan itu, mampu meredam gejolak harga di bulan Ramadan. Terlebih, hari raya Idulfitri 1447 H/2026 M makin dekat,” ucap Alex.
Kemudian, menurut Alex, Bapang beras dan minyak goreng ini menjaga harga Sembako tetap stabil (kendali inflasi). Kemudian, juga membantu kebutuhan KPM selama Ramadan dan Lebaran 2026, serta menjaga daya beli masyarakat secara luas.
“Bapang ini, tentunya sangat ditunggu calon penerima. Jangan biarkan KPM menunggu janji pemerintah dalam waktu lama,” ujar Alex.
Diketahui, rapat HLM TPIP yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian itu disepakati, penyaluran Bapang beras dan minyak goreng. Yaitu, dilakukan sekali salur untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
Adapun jumlah KPM diperbanyak dengan menyasar masyarakat desil I sampai IV. Seperti halnya, pada penerima program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).
Jumlah KPM Bapang tahun 2026 ini diperbanyak hingga 81,9 persen dari jumlah KPM program serupa sebelumnya. Yakni, berada di angka 18,2 KPM setiap bulannya.
Secara kuantitas, untuk penyaluran dua bulan sekaligus tersebut, Bulog sebagai pihak yang mendapat tugas untuk menyalurkan. Bulog diperkirakan, perlu mengeluarkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter.
Demi pelaksanaan program pro-rakyat tersebut, anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai angka Rp11,92 triliun. Sebagai informasi, program Bapang yang dilaksanakan Bapanas bersama Bulog di tahun 2025 lalu, digelar dari dua tahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....