Pemerintah Telah Distribusikan 280.000 TV Digital ke Sekolah
- 28 Feb 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan distribusi televisi digital atau papan interaktif digital (Interactive Flat Panel/IFP) masih berlangsung. Seskab Teddy mengatakan pemerintah telah mendistribusikan 280.000 unit TV digital ke berbagai sekolah di Tanah Air.
"Ada TV digital untuk pembelajaran digital sekolah, anak-anak. Jumlahnya tahun 2025 sudah 280.000 TV di 280.000 sekolah," kata Seskab Teddy dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.
TV digital merupakan sarana pembelajaran siswa dan guru di kelas dan bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Keberadaan TV digital untuk mempermudah guru dan siswa terutama dari wilayah daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Indonesia (3T).
Pemerintah akan menambah jumlah TV digital setiap tahunnya. "Bahkan tahun ini akan ditingkatkan," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan sebagian besar sekolah di Tanah Air telah menerima panel interaktif. Presiden berharap program ini dapat mendukung proses belajar siswa agar lebih efektif dan membuka akses yang lebih luas terhadap beragam pengetahuan.
“Sudah 75 persen dari semua sekolah di seluruh Indonesia sudah menerima panel interaktif. Panel ini kita harapkan untuk bisa membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, punya akses kepada semua ilmu, semua bahan yang diperlukan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara peresmian Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 17 November 2025.
Sementara itu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan pememrintah akan mengawasi sekolah usai menerima TV digital. Program ini dirancang untuk memastikan setiap sekolah mendapatkan akses pendidikan berbasis teknologi yang berkualitas.
“Kami melakukan monitoring. Kami juga melakukan evaluasi sekolah-sekolah yang telah menerima IFP atau digital panel," ujar Menteri Abdul Mu’ti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....