Platform DARA, Menkomdigi: Jawaban Keresahan Orang Tua Hadapi Anak Adiksi Gim
- 27 Feb 2026 23:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah meluncurkan platform Digital Addiction Response Assistant (DARA). Platform ini diungkapkan Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid, menjadi jawaban dari keresahan para orang tua saat ini.
Sebab dijelaskannya platform tersebut akan memberikan layanan konsultasi kepada anak-anak yang terpapar dampak adiksi gim online. Hal ini kata Meutya, sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menangani dampak negatif gim online kepada generasi penerus bangsa.
"DARA, ini sebetulnya jawaban dari berbagai keresahan, tentu keresahan bangsa secara umum ya. Tapi yang paling utama paling terusik juga adalah para orang tua," kata Meutya dalam peluncuran DARA di Sarinah, Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.
Menkomdigi mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini, turut memberikan dampak akan tingginya anak-anak yang terpapar adiksi gim online. Hal ini mengakibatkan anak-anak generasi penerus bangsa saat ini, tidak produktif.
"Bahwa anak-anak generasi muda kita, semakin banyak yang kurang produktif karena adiksi terhadap game. Kalau dulu kita senang anak-anak kita belajar melalui games, melalui permainan yang membuat anak-anak tentu menjadi kreatif," ujarnya.
Untuk itu Meutya menuturkan, bagi anak-anak yang telah mengalami sejumlah gejala kecanduan gim tersebut, dapat langsung melakukan konsultasi. Sebab didalam platform tersebut, terdapat sejumlah ahli-ahli khususnya dalam menangani anak, agar dapat mengembalikan produktivitas.
"Dengan layanan ini anak-anak bisa datang dengan sendirinya untuk mencari pertolongan atau bantuan terhadap adiksi mereka terhadap gim. Memadukan tidak hanya konsultasi, tapi juga ada psikolog, kalo perlu juga ada bekerja sama dengan dokter-dokter dari tim Kemenkes juga," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....