Cerdaskan Bangsa, Pemprov DKI Bakal Buka LPDP Jakarta Tahun Depan

  • 27 Feb 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Beasiswa LPDP versi Pemprov DKI Jakarta ditargetkan dimulai pada 2027. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yakin hal ini bisa dilaksanakan.

"Salah satu yang betul-betul saya ingin canangkan adalah mempunyai LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menyebut pihaknya sudah mulai mendiskusikan rencana ini secara lebih terperinci. Pihaknya juga sudah bertemu dengan pimpinan LPDP nasional untuk mencari skema yang pas.

Menurutnya, langkah itu dilakukan agar Jakarta memiliki program beasiswa mandiri yang dapat memperluas akses pendidikan bagi warganya. Terutama bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

"Tiga hari yang lalu saya didampingi ibu Nahdiana menerima direktur atau yang paling tinggi di LPDP, Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail," ujar Pramono.

Ia mengakui rencana ini sempat tertunda disebabkan ada pemotongan dana bagi hasil (DBH) untuk Jakarta sampai Rp 15 triliun. Meski demikian, Pemprov DKI sekarang sudah menemukan jalan keluar untuk merealisasikan program ini.

Ia menyebut, dirinya sudah menyampaikan ke Kepala Disdik DKI, jika bisa, tahun depan minimal bisa memberangkatkan 100 orang LPDP. Ia juga menekankan LPDP DKI akan dibuka dengan adil.

Lulusan ITB ini juga mendorong supaya dukungan pendidikan di DKI tidak terbatas jenjang sarjana. Tetapi juga kepada mereka yang ingin meraih magister dan doktoral.

Ia menilai pendidikan merupakan kunci utama untuk mengubah masa depan seseorang. "Pendidikan juga dapat mengubah nasib masyarakat yang sekarang ini kurang beruntung," ucapnya.

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowou pun membenarkan rencana yang akan dijalani oleh Pramono. Ia mengatakan bahwa program itu akan menyasar sekitar 100 mahasiswa.

"Kita sekarang akan memulai tahun depan itu semacam LPDP, alokasi mungkin 100 mahasiswa untuk bisa sekolah S2, S3 di perguruan tinggi terbaik di dunia," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....