Bacadnas Perkuat Sinergi Pertahanan Melalui Audiensi Bersama PIM
- 26 Feb 2026 17:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan berupaya memperkuat sistem pertahanan semesta melalui partisipasi seluruh komponen warga negara. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan nasional guna menghadapi ancaman hibrida serta segala jenis ancaman militer secara berkelanjutan.
“Komcad dibentuk untuk memperkuat TNI dalam menghadapi ancaman militer maupun hibrida. Komcad terdiri dari warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang telah dipersiapkan melalui proses mobilisasi. Ini adalah bentuk kesiapan bangsa dalam menjaga kedaulatan negara,” ujar Kepala Badan Cadangan Nasional Letjen TNI Gabriel Lema saat menerima rombongan dari organisasi kemasyarakatan Perempuan Indonesia Maju (PIM) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Februari 2026.
Kabacadnas menegaskan Komponen Cadangan (Komcad) merupakan bagian integral guna mendukung kekuatan Komponen Utama dalam sistem pertahanan. Kebijakan strategis ini lahir dari kontemplasi mendalam Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkokoh landasan bela negara seluruh rakyat.
“Melalui Bacadnas, kami ingin memastikan bahwa semangat bela negara tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan dalam sistem yang terukur, terlatih, and siap digerakkan saat negara membutuhkan,” ujar Gabriel Lema.
Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju Lana T. Koentjoro menyampaikan apresiasi kepada Letjen TNI Gabriel Lema. Lana menilai pimpinan Bacadnas memiliki pemahaman yang komprehensif terkait pelaksanaan seluruh tugas strategis bagi upaya kedaulatan negara nasional.
“Kehadiran kami selain untuk mengenal lebih dekat Komponen Cadangan (Komcad), juga untuk membangun sinergi peran perempuan dalam penguatan bela negara. Perempuan Indonesia memiliki kontribusi besar dalam menanamkan nilai kebangsaan dan ketahanan nasional,” ujar Lana dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.
Sekretaris Jenderal Perempuan Indonesia Maju Rahajeng Widya menyebutkan perempuan memiliki peran besar dalam memperkuat ekonomi keluarga produktif. Pihaknya sekaligus menginformasikan terkait rencana Forum Nasional Perempuan Indonesia dan Rakernas PIM di Jakarta pada 6-7 Mei mendatang.
“Cadangan nasional tidak hanya soal militer, tetapi mencakup kualitas sumber daya manusia, ketahanan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, kekuatan sosial-budaya, serta penguasaan teknologi. Di sinilah perempuan berperan penting dalam memperkuat ketahanan bangsa,” ujar Rahajeng.
Anggota Dewan Pengawas Perempuan Indonesia Maju Frans Watu mengharapkan tata kelola pembinaan secara terintegrasi serta harus berlangsung transparan. Ia menekankan pentingnya kejelasan regulasi untuk meningkatkan sinergi komunikasi publik terkait pembentukan Badan Cadangan Nasional di tanah air.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Bela Negara Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Tayeb Damara mendukung audiensi strategis tersebut. Kemitraan bersama organisasi non-pemerintah (NGO) dinilai memperkuat filter kebangsaan generasi muda dalam menghadapi segala tantangan disinformasi saat ini.
“Sinergi Bacadnas dengan NGO akan memperkuat kepercayaan publik serta mendorong partisipasi masyarakat secara lebih luas dalam menjaga ketahanan nasional,” ujar Tayeb.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen kuat antara kementerian dengan organisasi masyarakat dalam meningkatkan integritas pertahanan dan kualitas sumber daya. Audiensi tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Pusat Bela Negara Brigjen TNI Luhut beserta segenap jajaran pengurus inti PIM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....