KLH Tunggu Hasil Uji Lab Dugaan Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane

  • 26 Feb 2026 17:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) masih menunggu hasil uji laboratorium terkait dugaan cemaran pestisida di Sungai Cisadane. Hasil tersebut dibutuhkan untuk memastikan kondisi terkini baku mutu air sungai.

“Cisadane, kami masih menunggu hasil lab yang terkait dengan dugaan cemaran. Karena lab pestisida ini di bawah pengawasan Kementerian Pertanian,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kamis, 26 Februari 2026.

Hanif menjelaskan, KLH belum memiliki laboratorium dengan parameter lengkap untuk mendeteksi seluruh jenis cemaran pestisida. Ia menyebut hasil uji laboratorium tersebut dijadwalkan keluar hari ini.

Sebelumnya, KLH telah menyiapkan langkah hukum berupa gugatan terhadap PT Biotek Saranatama (BS), pemilik gudang penyimpanan pestisida. Yang mana diduga menjadi sumber pencemaran sepanjang kurang lebih 22,5 kilometer aliran Cisadane.

Dampak pencemaran dilaporkan meluas hingga wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Selain itu juga menyebabkan kematian ikan dari Sungai Jaletreng hingga Cisadane.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang memastikan kualitas air Sungai Cisadane telah memenuhi baku mutu berdasarkan hasil uji laboratorium terbaru. Meski demikian, proses sterilisasi dan pemantauan tetap dilakukan karena pemulihan sungai masih berlangsung.

KLH juga mendalami dugaan kebocoran gas yang memicu munculnya asap berwarna kuning kecokelatan di lokasi penyimpanan milik PT Vopak Terminal Merak. “Kita akan melakukan gugatan perdata pada kasus Cisadane maupun Vopak yang gas oranye di Cilegon,” ucap Hanif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....