Bapanas Perkuat Pengawasan Mutu dan Harga Pangan Jawa Tengah
- 25 Feb 2026 18:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Pekalongan - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat pengawasan keamanan, mutu, dan stabilitas harga pangan di Jawa Tengah. Langkah ini untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, layak konsumsi, dan terjangkau.
Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan pengawasan dilakukan rutin melalui Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
“Harga harus tetap dalam koridor kewajaran dan pangan yang beredar wajib aman dikonsumsi,” ucapnya saat peninjauan di Pasar Grogolan, Selasa 24 Februari 2026.
Berdasarkan pemantauan, harga beras premium di Pekalongan sekitar Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.500 per kilogram. Daging sapi tercatat Rp125.000 per kilogram atau di bawah harga acuan.
Harga telur ayam berada di kisaran Rp29.750 per kilogram dan gula pasir Rp17.450 per kilogram. Sementara cabai rawit merah masih di atas Rp100.000 per kilogram akibat faktor cuaca.
Dalam pengujian sampel, tim menemukan satu produk tidak memenuhi ketentuan dan langsung ditindaklanjuti secara persuasif. Pedagang diminta berkoordinasi dengan distributor agar produk tidak kembali beredar.
“Teman-teman dari dinas pangan telah melakukan pemeriksaan keamanan pangan. Terhadap temuan satu kemasan teri nasi asin mengandung formalin, ini sudah kita peringatkan untuk disampaikan ke distributor agar tidak menjual lagi. Nanti 20 hari lagi akan kami cek kembali, jika masih ditemukan maka akan ditindak lebih lanjut,” kata Sarwo.
Sarwo juga meminta Bulog Tegal memperkuat suplai MinyaKita di ritel modern sesuai HET Rp15.700 per liter. Beras SPHP terus didorong sebagai alternatif bagi masyarakat.
Dari sisi pasokan, stok beras di wilayah eks Karesidenan Pekalongan mencapai 62.300 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan.
Penyaluran melalui program SPHP terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga. Pengawasan menyeluruh diharapkan membuat masyarakat berbelanja dengan tenang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....