Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun Anggaran Madrasah Swasta Segera Cair
- 25 Feb 2026 15:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama menargetkan anggaran operasional Madrasah sudah masuk ke rekening penerima sebelum lebaran. Yaitu, dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pencairan BOP RA dan BOS Madrasah bukan sekadar agenda rutin. Namun, menurutnya melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam di momentum krusial menjelang hari raya.
“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
“Presiden Prabowo sangat memperhatikan guru dan pendidikan. Pencairan BOP RA dan BOS Madrasah menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu,” ucapnya menambahkan.
Menurutnya, anggaran yang akan dicairkan pada tahap I ini mencapai Rp4,5 triliun, terdiri atas Rp428 miliar anggaran BOP RA dan Rp4,1 triliun anggaran BOS Madrasah. Sementara, anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 31ribu RA dan 52ribu madrasah swasta.
Terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan, pada 2026 pemerintah mengubah pola distribusi anggaran BOP RA dan BOS Madrasah. Jika sebelumnya dana disalurkan per triwulan, mulai 2026 mekanismenya dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun berbasis semester.
Ia menyebut, skema baru ini disebut lebih adaptif terhadap kebutuhan riil madrasah dan RA, sekaligus menyederhanakan proses administrasi. Namun, percepatan itu juga menuntut kedisiplinan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator lembaga hingga kantor wilayah di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....