Menhub Dukung UMKM Binaan Kemendag Tembus Simpul Transportasi Publik

  • 25 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dukungan terhadap program Kementerian Perdagangan yang membuka akses pemasaran UMKM di simpul transportasi. Dukungan tersebut disampaikannya saat ia bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau penjualan produk lokal di Stasiun Gambir.

Peninjauan dilakukan pada area gerbong restorasi serta pelataran stasiun yang menjadi lokasi pemasaran produk UMKM binaan Kemendag. Ia menilai langkah tersebut memberi peluang lebih luas bagi pelaku usaha kecil untuk terhubung dengan jaringan bisnis perkeretaapian.

“Alhamdulillah, saya baru saja meninjau penjualan produk UMKM di gerbong restorasi dan di pelataran Stasiun Gambir bersama Menteri Perdagangan. Pada prinsipnya, saya sangat mendukung langkah Kementerian Perdagangan yang telah membuka akses bagi pelaku UMKM, sehingga dapat memasarkan produknya ke jaringan bisnis kereta api,” ujarnya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Februari 2026.

Ia juga berharap cakupan program pemasaran tersebut dapat diperluas ke berbagai titik transportasi lainnya secara bertahap. Tidak hanya di sarana dan prasarana kereta api, peluang itu diharapkan hadir di terminal, bus, pelabuhan, kapal, hingga bandara.

Menurutnya, pemasaran produk UMKM di lingkungan perkeretaapian memiliki potensi besar karena jumlah penumpang setiap tahun sangat tinggi. Ia pun berharap semakin banyak UMKM binaan Kemendag dapat memanfaatkan simpul transportasi publik agar pertumbuhan ekonomi nasional semakin meningkat.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan sinergi dengan BUMN kereta api bertujuan meningkatkan daya saing produk UMKM nasional. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas popularitas produk dalam negeri melalui akses pasar transportasi publik.

“Jadi ini adalah salah satu upaya kita agar produk-produk UMKM kita ini semakin banyak diminati oleh masyarakat. Kemarin dari 50 perusahaan yang kita kurasi, enam terpilih oleh Kereta Api, empat produknya disajikan dalam kereta, yang dua produk di Loko Cafe,” ucapnya.

Ia menambahkan produk terpilih akan dipasarkan pada 15 jalur kereta intercity dengan potensi besar. Total potensi pasar diperkirakan mencapai sekitar 51 juta penumpang setiap tahun di berbagai rute tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....