Menhub dan Menkopolkam Bahas Keamanan Angkutan Lebaran 2026
- 24 Feb 2026 14:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia berkolaborasi memastikan kebijakan dan strategi transportasi selaras dengan stabilitas serta keamanan nasional saat angkutan Lebaran 2026.
"Koordinasi dibutuhkan agar terbentuk sinkronisasi yang lebih baik. Antar pengambil kebijakan dalam kelancaran pelaksanaan angkutan lebaran 2026," ujarnya dalam pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Bersama Kemenko Polkam, Dudy mendorong penguatan pengamanan pada simpul serta koridor transportasi utama. Pengendalian titik rawan kemacetan dan kepadatan juga menjadi perhatian selama periode angkutan Lebaran 2026.
Selain itu, pengamanan objek vital nasional dan peningkatan sistem keamanan terpadu terus diperkuat. Kesiapsiagaan wilayah rawan bencana serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca turut menjadi fokus bersama.
"Untuk pengamanan terpadu, kami berkoordinasi dalam pengerahan personel POLRI, TNI, dan unsur keamanan lainnya pada titik-titik rawan kepadatan. Termasuk rest area guna menjaga keamanan, ketertiban, serta mencegah tindak kriminalitas," katanya.
Menhub menyampaikan pergerakan masyarakat diperkirakan melampaui 143 juta orang selama masa Lebaran 2026. Perhatian khusus diarahkan pada koridor padat seperti Tol Trans-Jawa dan lintasan Merak–Bakauheni.
Selain jalur tersebut, lintasan Ketapang–Gilimanuk juga diprediksi mengalami lonjakan mobilitas signifikan. Antisipasi turut dilakukan pada kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta area publik berpotensi padat.
"Kami berharap, melalui sinergi yang solid ini, penyelenggaraan angkutan lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. Sehingga saudara-saudara kita dapat melaksanakan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....