Menko Pangan: Beras Haji Mulai Dikirim 28 Februari
- 24 Feb 2026 13:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyatakan pengiriman perdana beras untuk kebutuhan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi dijadwalkan pada 28 Februari 2026. Total beras yang disiapkan mencapai 2.280 ton.
Zulhas sapaan akrab Menko Pangan mengatakan beras tersebut akan digunakan untuk konsumsi 205.420 jamaah haji reguler dan petugas. Kebutuhan dihitung berdasarkan konsumsi 100 gram per orang setiap makan selama operasional haji.
"Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Terbatas untuk membahas kesiapan
pelaksanaan Ekspor Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Tahun 2026. Rapat ini memmbahas kebutuhan beras, kesiapan pasokan, perhitungan biaya, serta dukungan kebijakan yang diperlukan untuk pemenuhan konsumsi jamaah haji Indonesia," ucapnya dalam rilis resmi Kemenko Pangan, Selasa, 24 Februari 2026.
Perum BULOG telah menuntaskan penyerapan gabah, proses produksi, dan pengemasan. Pemesanan kapal juga dilakukan agar distribusi berjalan sesuai jadwal.
Beras yang dikirim berjenis premium long grain dengan tingkat pecahan maksimal lima persen. Hasil survei menunjukkan 98 persen penyedia katering di Arab Saudi siap menggunakan beras Indonesia sesuai kesepakatan harga.
Dari sisi jaminan mutu, Badan Karantina Indonesia menerbitkan Phytosanitary Certificate. Pemeriksaan mencakup keamanan pangan, sertifikasi halal, serta dokumen kesehatan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan komoditas memenuhi persyaratan teknis dan administratif negara tujuan. Dengan demikian beras siap dikirim ke Jeddah.
Zulhas menegaskan program ini menjadi bagian peningkatan kualitas layanan konsumsi jamaah haji Indonesia. Selain itu memperkuat peran Indonesia sebagai pemasok pangan berstandar internasional.
Rapat koordinasi juga membahas dukungan kebijakan lintas kementerian dan lembaga. Di antaranya mekanisme penggunaan Cadangan Beras Pemerintah dan skema pembiayaan sesuai ketentuan.
Pemerintah menargetkan pelaksanaan ekspor berjalan sesuai rencana. Program ini diharapkan memberi nilai tambah bagi sektor perberasan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....