Hubungi ‘SAPA 129’, Kontak Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Anak
- 21 Feb 2026 15:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memiliki layanan ‘SAPA 129’ sebagai solusi cepat menangani kasus kekerasan di wilayah Indonesia. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pengaduan ini untuk melaporkan berbagai tindakan kekerasan yang menimpa perempuan maupun anak-anak secara aman.
Layanan ‘SAPA 129’ menyediakan empat manfaat utama bagi setiap pelapor, mulai dari tindakan cepat hingga bantuan hukum profesional. Keamanan korban akan sangat terjamin melalui proses pendampingan psikologis serta pemeriksaan kesehatan secara intensif oleh tenaga ahli terkait.
Masyarakat diharapkan segera menghubungi nomor hotline 129 apabila mengalami atau menyaksikan langsung peristiwa kekerasan di lingkungan sekitar mereka. Selain panggilan telepon, masyarakat juga dapat mengirimkan pesan melalui WhatsApp ke nomor 08-111-129-129 untuk mendapatkan respon segera.
Prosedur pelaporan melalui formulir daring pada situs resmi KemenPPPA juga tersedia agar masyarakat bisa mengirim laporan kapan saja. Setiap informasi atau bukti mengenai tindak kekerasan fisik maupun mental akan diproses dengan sangat rahasia oleh petugas berwenang.
Tautan resmi ke laman 'SAPA 129'
Korban yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga diingatkan untuk tidak menyalahkan diri sendiri karena kesalahan sepenuhnya berada di pihak pelaku. Sangat penting bagi korban untuk segera mengumpulkan bukti medis atau dokumentasi luka guna mendukung proses hukum di kepolisian.
Fasilitas pendampingan ini juga didukung oleh organisasi internasional seperti Save the Children demi memperluas jaringan perlindungan anak. Sinergi antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda di masa depan.
Upaya perlindungan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga demi memberikan rasa keadilan. Mari kita bersama menjadi bagian dari gerakan perlindungan anak dengan berani melaporkan segala bentuk kejahatan di sekitar kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....