Bahlil Sampaikan Perpanjangan Kontrak dengan ExxonMobil hingga Tahun 2055

  • 21 Feb 2026 15:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan pemerintah melakukan komunikasi dengan ExxonMobil terkait kelanjutan kerja sama energi. Ia menyebut komunikasi tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan hubungan sektor migas nasional.

Menurut Bahlil, ExxonMobil merupakan perusahaan minyak asal Amerika Serikat yang telah beroperasi lebih dari satu abad di Indonesia. Ia menegaskan perusahaan itu termasuk penyumbang lifting terbesar selain Pertamina dalam produksi minyak nasional.

“ExxonMobil ini salah satu perusahaan minyak Amerika Serikat yang sudah 100 tahun lebih yang beroperasi di Indonesia. Dan mereka adalah salah satu penyumbang lifting terbesar, selain Pertamina,” ujarnya dalam konferensi pers Penjelasan terkait Implementasi Teknis Sektor ESDM Pasca Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia - Amerika Serikat di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat, 20 Februari 2026.

Bahlil menjelaskan lifting ExxonMobil saat ini berada di kisaran 170.000 hingga 185.000 barel per hari. Pemerintah berencana memperpanjang kontrak hingga 2055 dengan tambahan investasi sekitar 10 miliar dolar Amerika Serikat.

“Kita akan memperpanjang sampai dengan 2055, dengan total investasi kurang lebih menambah 10 miliar USD. Namun ada beberapa hal yang harus kita clearkan (jelaskan), termasuk didalamnya adalah sharing cost recovery antara pendapatan negara dan pendapatan K3S,” ucapnya.

Ia menambahkan masih terdapat sejumlah hal yang perlu diselesaikan, termasuk pembagian cost recovery antar negara dan K3S. Bahlil menegaskan proses tersebut menjadi bagian komunikasi bilateral antara swasta, pemerintah Indonesia, dan pemerintah Amerika Serikat.

“Ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari komunikasi bilateral kita antara pihak swasta yang ada di sini maupun dengan pemerintah Indonesia. Termasuk didalamnya adalah berkomunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....