Perkuat Misi Kemanusiaan, SAM Air Beli Tiga Armada Baru

  • 20 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Singapura - PT Yasa Artha Trimanunggal, selaku holding company dari PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air), resmi mendatangkan tiga armada udara baru. Pengumumkan pembelian tiga armada udara baru itu dilakukan dalam seremoni di Singapura, Kamis 5 Februari 2026.

Pembelian tersebut meliputi satu unit helikopter Bell 505 Jet Ranger X dari Bell Flight. Kemudian, dua unit pesawat Cessna 208 Caravan dari Textron Aviation.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat armada operasional SAM Air. Khususnya, dalam meningkatkan kualitas layanan misi kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta memperluas konektivitas udara di wilayah terpencil Indonesia.

Direktur Utama SAM Air, Yenna Yuniana, mengatakan penambahan armada melalui perusahaan induk merupakan komitmen jangka panjang dalam mendukung operasional kemanusiaan. “Pembelian armada baru ini adalah bukti nyata komitmen PT Yasa Artha Trimanunggal dalam mendukung operasional SAM Air," kata Yenna dalam keterangannya, Jumat 20 Februari 2026.

"Dengan hadirnya Bell 505 dan dua unit Cessna 208 Caravan, kami siap memberikan kontribusi lebih besar dalam misi penyelamatan. Serta memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada masyarakat di mana pun mereka berada,” ujar Yenna.

Menurutnya, kehadiran armada baru akan semakin memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra pemerintah dalam berbagai operasi penyelamatan. Termasuk distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana.

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X dipilih karena kemampuannya mendukung operasi tanggap darurat secara cepat dan fleksibel. Helikopter ini mampu menjangkau wilayah sulit diakses seperti pegunungan, pulau terluar, maupun daerah yang terisolasi akibat bencana.

Selain itu, helikopter ini efektif untuk evakuasi medis darurat (medevac), pengiriman logistik ringan, mobilisasi tim asesmen. Serta pemantauan udara berkat dukungan teknologi avionik modern.

Sementara itu, dua unit Cessna 208 Caravan akan menjadi tulang punggung operasional penerbangan perintis. Terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pesawat ini dikenal tangguh karena mampu mendarat di landasan pendek, termasuk landasan tanah atau rumput. Selain itu, kabinnya yang luas memungkinkan konfigurasi fleksibel untuk mengangkut logistik bantuan maupun penumpang.

Tingkatkan Efektivitas dan Ketepatan Bantuan

Integrasi tiga armada baru tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas SAM Air dalam menjalankan mandat kemanusiaan. Khususnya, dalam mempercepat evakuasi korban dan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Untuk diketahui, PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai holding company bergerak di berbagai sektor logistik di Indonesia. Sementara SAM Air merupakan maskapai nasional yang berfokus pada layanan penerbangan perintis, kargo, dan misi kemanusiaan.

Perusahaan ini terus berupaya memberikan layanan terbaik. Yakni, dengan komitmen menjadi penghubung udara terpercaya di seluruh pelosok Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....