Tumpeng Didorong Jadi Identitas Gastronomi Nasional

  • 20 Feb 2026 13:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mendorong gastronomi Indonesia sebagai intellectual property (IP) diwujudkan agar memberikan nilai tambah. Terlebih, Kementerian Ekraf memiliki semangat mengembangkan potensi ekraf daerah agar naik kelas.

Ia menilai gastronomi Indonesia memiliki peluang besar. Hal ini dikarenakan bertumpu pada kekayaan daerah yang memiliki kekuatan budaya dan diferensiasi tinggi.

“Di Kementerian Ekonomi Kreatif, kami mendorong agar kekayaan budaya dapat menjadi IP yang bisa dikomersialisasikan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Salah satu contohnya adalah tumpeng, yang hadir dengan karakter khas di berbagai wilayah Nusantara. Tumpeng juga dinilai memiliki dasar kuat untuk dikembangkan sebagai kekayaan intelektual gastronomi nasional.

Ketua Umum IGC periode 2023–2026, Ria Musiawan menyampaikan, penguatan IP gastronomi nasional menjadi salah satu prioritas. Hal ini dilakukan melalui pengembangan Buku Tumpeng Indonesia sebagai National Gastronomy IP.

“Kami ingin tumpeng semakin dikenal dan dipahami maknanya sebagai simbol persatuan. Kami berharap hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret,” ujar Ria.

Selain itu, IGC mengusulkan penguatan kurasi dan storytelling bagi UMKM kuliner, serta pengembangan Gastronomy Creative Hub dan model pameran berbasis experience economy. Usulan lainnya mencakup integrasi gastronomi dalam promosi ekonomi kreatif nasional dan global, serta pengembangan model gastronomi berdampak sosial melalui edukasi pangan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....