Kemenko Polkam Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dukung Desa Migran Emas
- 20 Feb 2026 07:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menekankan pentingnya kolaborasi antar Kementerian dan Lembaga dalam mendukung Program Desa Migran Emas (Demimas). Sinergi ini dinilai penting untuk memperkuat pelindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia hingga ke tingkat desa.
Asisten Deputi Kerja Sama Asia Kemenko Polkam, Nur Rokhmah, mengatakan kolaborasi Demimas dengan Desa Tematik menjadi langkah strategis. Menurutnya, pelindungan pekerja migran tidak dapat dilepaskan dari peran aparat desa.
Ia menjelaskan, penanganan pekerja migran perlu dilakukan sejak tahap awal keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Upaya tersebut juga harus diiringi dengan pemberdayaan ekonomi bagi pekerja migran dan keluarganya.
Nur menambahkan, Kementerian dan Lembaga sepakat mengintegrasikan program Demimas dengan Desa Tematik melalui pilot project bersama. Program ini akan digabungkan dengan berbagai inisiatif dari masing-masing Kementerian dan Lembaga.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada edukasi migrasi aman, tetapi juga penguatan ekonomi keluarga pekerja migran. Hal ini diharapkan mampu mencegah keberangkatan pekerja migran secara non-prosedural atau ilegal.
“Mengapa kita perlu mengolaborasikan Demimas dengan Desa Tematik binaan Kementerian dan Lembaga terkait? Karena kita memahami bahwa upaya pelindungan pekerja migran Indonesia tidak lepas dari keterlibatan aparat desa,” ujar Nur Rokhmah dalam keterangan pers pada Kamis, 19 Februari 2026.
Sementara itu, Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga KP2MI, Hadi Wahyuningrum, menjelaskan Demimas merupakan upaya terpadu antarinstansi. Program ini bertujuan membangun ekosistem pelindungan, pelayanan, dan pemberdayaan bagi pekerja migran dan keluarganya.
"Demimas adalah revitalisasi dari program desmigratif yang dikembangkan sejak 2017 hingga 2024. Program ini memiliki sepuluh pilar, mulai dari layanan migrasi prosedural hingga penguatan keluarga dan reintegrasi pekerja migran," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....