GP Ansor Nilai Prabowo Bawa Misi Damai di Board of Peace

  • 19 Feb 2026 20:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Board of Peace sebagai langkah diplomasi strategis. Ia menyebut partisipasi tersebut menunjukkan komitmen Indonesia menjaga harapan perdamaian di tengah ketegangan global.

Menurut Addin, keikutsertaan Presiden dalam forum internasional itu bukan sekadar agenda seremonial biasa. Ia memandang diplomasi tersebut sebagai ikhtiar nyata menghadirkan peran Indonesia dalam percaturan dunia.

Addin menilai langkah Presiden Prabowo di Board of Peace sebagai strategi yang tenang namun tegas. Ia menyebut Indonesia hadir sebagai jembatan dialog di tengah situasi dunia yang terbelah.

Board of Peace menjadi ruang pertemuan pemimpin dan tokoh dunia membahas resolusi konflik global. Dalam forum tersebut, Indonesia membawa pesan bahwa perdamaian harus diperjuangkan bersama.

Bagi GP Ansor, diplomasi Presiden Prabowo membawa tiga pesan sederhana namun kuat. Pertama, dunia butuh dialog, bukan sekadar saling tuding.

Kedua, kemanusiaan harus diletakkan di atas kepentingan politik jangka pendek. Ketiga, stabilitas global adalah fondasi bagi kesejahteraan semua bangsa, termasuk Indonesia.

Addin menilai langkah tersebut mengingatkan pada sejarah diplomasi bangsa sejak era Presiden Soekarno. Ia menekankan strategi dan keberanian membaca momentum penting dalam menjaga kepentingan nasional.

Dalam isu Palestina–Israel, Presiden Prabowo disebut membawa suara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Ia juga mendorong gencatan senjata permanen serta solusi dua negara sesuai hukum internasional.

GP Ansor meyakini partisipasi Indonesia dalam Board of Peace memperkuat peran menjaga ketertiban dunia. “Di tengah dunia yang gaduh, Indonesia memilih menjadi suara yang menenangkan, itulah diplomasi kita,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....