Kapan THR 2026 Cair? Ini Penjelasannya

  • 19 Feb 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 bagi Aparatur Sipil Negara akan dicairkan lebih cepat dari biasanya. Kepastian ini disampaikan menjelang Ramadan 1447 Hijriah saat kebutuhan masyarakat mulai meningkat.

Kapan THR 2026 Cair?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR tahun ini. Dana tersebut ditargetkan mulai disalurkan pada awal Ramadan agar daya beli tetap terjaga, ujarnya.

Pencairan THR mencakup Pegawai Negeri Sipil, prajurit Tentara Nasional Indonesia, serta anggota Kepolisian Republik Indonesia. Percepatan ini diharapkan membantu aparatur mempersiapkan kebutuhan Lebaran tanpa tekanan keuangan berlebihan.

Sementara itu, bagi karyawan swasta, pencairan THR mengikuti ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan. Perusahaan wajib membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

Dengan perkiraan Lebaran jatuh pertengahan Maret 2026, THR karyawan swasta diprediksi cair sekitar 11 atau 12 Maret 2026. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan.

Berapa Estimasi Besaran THR 2026?

Untuk ASN, besaran THR mengacu pada struktur gaji sesuai pangkat dan golongan masing-masing pegawai. Estimasi nominal berkisar antara Rp2,2 juta hingga Rp7,8 juta tergantung golongan.

  • Golongan I: Rp2,2 juta hingga Rp2,8 juta.
  • Golongan II: Rp3 juta hingga Rp4 juta.
  • Golongan III: Rp3,8 juta hingga Rp5,4 juta.
  • Golongan IV: Rp5,8 juta hingga Rp7,8 juta.

Bagi pekerja swasta dengan masa kerja 12 bulan atau lebih, THR diberikan sebesar satu bulan upah penuh. Sedangkan pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan tetapi kurang dari 12 bulan menerima THR secara proporsional sesuai perhitungan masa kerja.

Pemerintah berharap kepastian jadwal dan besaran ini memberi ketenangan bagi pekerja menjelang Ramadan. Selain membantu kebutuhan Lebaran, THR diharapkan mendorong perputaran ekonomi nasional pada awal 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....