Masjid Istiqlal Sediakan 3.000–5.000 Takjil Harian Selama Ramadan
- 19 Feb 2026 08:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Masjid Istiqlal menyiapkan 3.000 hingga 5.000 porsi takjil setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Jumlah tersebut disesuaikan dengan lonjakan jemaah yang biasanya memadati kawasan masjid menjelang waktu berbuka.
Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, penyediaan takjil mengikuti pola tahun sebelumnya. Penambahan porsi, kata Abu, dilakukan agar seluruh jemaah yang hadir tetap dapat menikmati hidangan berbuka secara tertib.
“Sama dengan tahun sebelumnya di hari kerja itu 3.000, lalu di akhir pekan itu sekitar 5.000 takjil buat berbuka puasa. Kami menyesuaikan dengan jumlah jemaah yang hadir setiap harinya,” ujarnya saat diwawancarai RRI, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan penyediaan konsumsi masih mengandalkan dukungan sponsor dan para donatur yang rutin berpartisipasi. Pengelola masjid hingga kini belum memiliki kepastian total dana hibah untuk kebutuhan operasional selama Ramadan.
“Takjil ini ada sedikit, karena kami mengandalkan dari sponsor. Kalau mengandalkan keuangan dari masjid, nggak mampu, sangat terbatas,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nur Akhmad juga menyiapkan program berbuka bagi jemaah. Agenda tersebut ditujukan bagi jamaah rutin maupun warga yang melintas saat waktu berbuka tiba.
"Programnya ada buka puasa bersama bagi jamaah rutin, mereka yang pengen berbuka puasa di masjid atau dalam perjalanan melintas. Silahkan kita sediakan berbuka ala kadarnya sebagaimana tahun-tahun yang lalu," katanya.
Ia menambahkan masyarakat dipersilakan mampir karena telah tersedia sajian yang memadai setiap hari. Jemaah akan memperoleh kurma atau nasi apabila terdapat rezeki tambahan dari para donatur.
"Ini untuk warga masyarakat dan jamaah yang mungkin kebetulan lewat tapi mepet waktu berbuka. Kalau ada rezekinya biasanya ada makan nasi, kalau tidak setidaknya kue, kurma, air, dan seterusnya ada Insaallah," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....