BPS Laporkan Kenaikan Harga Ayam
- 18 Feb 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga daging ayam ras hingga pekan kedua Februari 2026 mencapai Rp40.471 per kilogram. Angka tersebut naik 0,86 persen dan berada sedikit di atas Harga Acuan Penjualan sebesar Rp40.000.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kenaikan terjadi di 155 kabupaten dan kota. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga masih meluas di sejumlah wilayah.
"Ini daging ayam ras juga mengalami peningkatan, Bapak-Ibu semuanya, 0,86 persen," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan secara nasional kenaikan harga relatif tipis dibandingkan periode sebelumnya. Namun posisi harga yang sudah melampaui HAP menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi pangan.
Sejumlah daerah tercatat mengalami peningkatan cukup tinggi, antara lain Kabupaten Bangka, Sambas, dan Boven Digoel. Beberapa wilayah juga telah berada jauh di atas HAP.
Menurutnya, perbedaan harga antarwilayah mencerminkan belum meratanya distribusi dan pasokan. Stabilitas kedua faktor tersebut menjadi kunci menjaga keterjangkauan harga.
Data tersebut menjadi dasar penguatan langkah pengendalian inflasi menjelang Ramadan. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, menegaskan pengendalian harga pangan merupakan prioritas utama. Tim Pengendalian Inflasi Daerah diminta melakukan langkah antisipatif agar harga tetap terjangkau.
“Nomor satu urusan kita adalah menjaga harga pangan tetap murah dan terjangkau,” kata Tomsi.
Upaya penguatan koordinasi pusat dan daerah diharapkan mampu menekan kenaikan harga daging ayam ras. Langkah tersebut penting untuk menjaga daya beli masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....