Ramadan 2026, Gamis Viral "Bini Orang" Ramai Diburu Pembeli

  • 18 Feb 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Tren gamis “bini orang” ikut meramaikan aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang menjelang Ramadan 2026. Model yang viral di media sosial itu, menurut pedagang, langsung mendongkrak penjualan busana muslim dalam beberapa pekan terakhir.

Pedagang gamis, Ahmed, mengatakan tren ini terasa signifikan dalam dua pekan terakhir sejak ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, banyak pembeli datang khusus menanyakan model tersebut karena penasaran dan ingin mengikuti tren yang sedang populer.

"Gamis model bini orang memang lagi dicari banyak pembeli menjelang Ramadan tahun ini. Harganya sekitar dua ratus lima puluh ribuan dan paling cepat habis dibanding model lain yang kami jual di toko," ujarnya saat diwawancarai RRI, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2026.

Ahmed mengatakan tren busana muslim tahun ini cenderung mengarah pada potongan yang lebih simpel namun tetap elegan dikenakan berbagai kalangan. Model gamis tersebut banyak dicari karena dianggap anggun, sederhana, nyaman dikenakan, dan tetap terlihat modis saat digunakan beraktivitas.

“Menjelang Ramadan seperti ini penjualan memang terasa jauh lebih meningkat dibanding hari biasa. Alhamdulillah keuntungan ikut bertambah karena banyak pembeli mengambil dalam jumlah cukup besar,” ujarnya.

Sementara itu, pembeli asal Banjaran, Jawa Barat, Yanti, memilih datang lebih awal agar tidak kehabisan stok yang diminati banyak orang. Ia mengaku sengaja membeli dalam jumlah lebih banyak sekaligus untuk kebutuhan keluarga besar dan persiapan menjelang Ramadan.

"Harga di Tanah Abang jauh lebih murah dibanding pusat perbelanjaan modern lainnya di kota saya. Saya beli beberapa potong sekaligus untuk keluarga dan sebagian lagi akan dijual kembali di kampung," katanya.

Fenomena ini menunjukkan tren busana viral mampu memengaruhi pola belanja masyarakat menjelang Ramadan setiap tahunnya. Peningkatan penjualan tersebut membantu perputaran ekonomi musiman tetap bergerak stabil di pusat grosir terbesar itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....