Pemprov Jakarta Gelar Rangkaian Acara ‘Harmoni Imlek Nusantara 2026’

  • 17 Feb 2026 12:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merancang perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 sebagai simbol persatuan dan keberagaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Agenda besar ini melibatkan berbagai kolaborasi strategis antara instansi pemerintah dengan para pelaku industri kreatif serta komunitas seni lokal.

Berikut merupakan rangkaian kegiatan ‘Harmoni Imlek Nusantara 2026’ yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Acara tersebut berlangsung di sejumlah titik lokasi berbeda di wilayah Jakarta.

1. Festival Imlek Jakarta (13 - 17 Februari 2026)

Acara di kawasan Bundaran HI ini menghadirkan atraksi Liong Dance serta pertunjukan Laser Show yang sangat memukau mata pengunjung. Masyarakat dapat menikmati keindahan 3D Lantern 12 Shio serta berjalan santai menyusuri Harmony Lantern Walk di tengah jantung kota.

2. Lomba Dekorasi Imlek (12 - 17 Februari 2026)

Sepanjang jalur Sudirman hingga Thamrin akan dihiasi ornamen merah yang megah melalui kompetisi kreativitas menghias gedung-gedung pencakar langit. Perlombaan ini bertujuan untuk mengubah wajah pusat bisnis Jakarta menjadi lebih berwarna dan artistik selama perayaan Tahun Baru Imlek.

3. Simfoni Imlek Jakarta (13 Februari 2026)

Pertunjukan musik kolosal yang melibatkan lima puluh alat musik tradisional Tionghoa akan bergema indah di panggung utama Bundaran HI. Harmonisasi nada dari instrumen oriental tersebut akan berpadu selaras dengan gerakan gemulai Tarian Selendang Dendang yang dibawakan penari profesional.

4. Harmoni Jakarta Powered by Jakarta City Branding (14 - 17 Februari 2026)

Kawasan Blok M Hub bertransformasi menjadi galeri seni terbuka yang menampilkan instalasi kontemporer hasil karya para seniman muda berbakat. Kolaborasi ini menekankan pesan bahwa identitas kota Jakarta dibangun atas dasar toleransi serta penghargaan tinggi terhadap nilai-nilai budaya.

5. Semarak Imlek Jakarta (16 - 17 Februari 2026)

Monumen Nasional menyuguhkan atraksi Video Mapping yang memproyeksikan visual estetik pada tubuh tugu ikonik Jakarta tersebut dengan sangat apik. Instalasi seni yang tersebar di area taman Monas juga menjadi daya tarik utama bagi warga untuk mengabadikan momen kebersamaan.

6. Jakarta Light Festival CNY Edition (16 - 17 Februari 2026)

Kawasan Kota Tua akan disulap menjadi lautan cahaya melalui festival lampu tematik yang menonjolkan keunikan arsitektur bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Selain keindahan lampu, para wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan video mapping yang menceritakan sejarah panjang akulturasi di tanah Betawi.

7. Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng (22 - 28 Februari 2026)

Museum terbuka yang menyajikan informasi sejarah akulturasi budaya Tionghoa dapat dikunjungi oleh masyarakat untuk menambah wawasan mengenai keragaman bangsa. Lapangan ini juga menjadi lokasi pasar kuliner dan produk kreatif yang menawarkan berbagai kudapan khas Imlek bagi para pengunjung.

8. Festival Pecinan Jakarta (14 - 17 Februari 2026)

Anjungan DKI Jakarta di TMII menampilkan dekorasi khas serta pertunjukan Barongsai yang atraktif guna menghibur para keluarga yang sedang berlibur. Pengunjung juga dapat mempelajari proses akulturasi antara budaya Tionghoa dan Betawi melalui berbagai diskusi seni yang digelar secara interaktif.

9. Festival Klenteng Jakarta (Februari 2026)

Rangkaian kegiatan doa bersama akan dilaksanakan di beberapa rumah ibadah bersejarah seperti Klenteng Kongmiao, Bio Hek Tjeng Sin, dan Cin Bu Kiong. Pemerintah memfasilitasi akses bagi warga yang ingin melihat keindahan arsitektur klenteng sambil tetap menjaga kesakralan prosesi ibadah umat beragama.

10. Festival Cap Go Meh (3 Maret 2026)

Kawasan Pancoran China Town Point menjadi pusat perayaan puncak dengan menghadirkan parade naga yang sangat panjang dan meriah bagi wisatawan. Acara ini akan menutup seluruh rangkaian festival dengan penampilan seni tradisional yang merepresentasikan kekayaan warisan budaya nusantara yang luar biasa.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap seluruh rangkaian kegiatan ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mempererat harmoni sosial antarwarga. Perayaan ini membuktikan bahwa Jakarta adalah rumah bagi semua budaya dan setiap tradisi berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....