Pemadaman Karhutla Riau Diperkuat, Operasi Udara Dikerahkan

  • 17 Feb 2026 21:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui operasi gabungan darat dan udara. Tim gabungan yang terdiri dari Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, TNI, Polri, dan BPBD memprioritaskan pelokalisiran api agar tidak meluas ke permukiman.

Sebanyak 160 personel Manggala Agni dikerahkan untuk pemadaman langsung di lapangan. Sementara 80 personel lainnya disiagakan untuk patroli dan deteksi dini titik api.

“Penguatan personel juga dilakukan lintas daerah. Termasuk dukungan dari Daops Rengat, Siak, hingga regu bantuan dari Jambi untuk penanganan di Dumai dan sekitarnya,” kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, Selasa, 17 Februari 2026.

Titik kebakaran dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan. Sebagian lokasi berada di kawasan hutan produksi, area konservasi, serta lahan gambut yang berdekatan dengan perkebunan dan permukiman warga.

Ia mengatakan strategi utama saat ini adalah membatasi penyebaran api agar tidak meluas. “Kondisi cuaca kering, angin kencang, serta bahan bakar vegetasi yang mudah terbakar menjadi tantangan di lapangan,” ujarnya.

Selain pemadaman darat, operasi udara juga dilakukan melalui modifikasi cuaca untuk membantu menambah curah hujan di wilayah terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama BPBD Riau telah menyemai satu ton garam menggunakan pesawat di wilayah Siak dan Pekanbaru.

Pemerintah Provinsi Riau juga telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 13 Februari hingga 30 November 2026. Untuk memperkuat koordinasi dan percepatan penanganan.

Pemerintah mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mengingat kondisi cuaca kering dan lahan gambut sangat rentan memicu kebakaran yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....