Menteri PPPA: Teladan Rahmi Hatta Relevan bagi Pemberdayaan Perempuan

  • 16 Feb 2026 18:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai yang dimiliki Rahmi Hatta. Menurut Arifah, sosok mendiang istri Mohammad Hatta itu relevan dijadikan inspirasi pemberdayaan perempuan masa kini.

Arifah menyampaikan itu saat hadir dalam peluncuran buku Satu Abad Ibu Rahmi Hatta di kediaman keluarga Mohammad Hatta, Jakarta, Senin, 16 Februari 2026. Ia menyebut penguatan peran ibu, peran perempuan, dan kecintaan Rahmi Hatta terhadap produk lokal, menjadi contoh penting bagi generasi penerus.

"Dari cerita putri-putri beliau, Ibu Rahmi Hatta sangat mencintai produk lokal dan menjaganya dengan baik. Ini menjadi pesan penting bagi generasi penerus untuk tetap mencintai produk Indonesia," ujarnya.

Ia melihat gaya hidup Rahmi yang sederhana dan rendah hati. Serta perannya merawat keluarga, bisa menjadi teladan tidak hanya bagi perempuan, tapi seluruh keluarga Indonesia saat ini.

Dalam kesempatan yang sama, Arifah juga menyoroti tantangan dalam pola asuh keluarga saat ini. Terutama rapuhnya komunikasi antara anggota keluarga.

"Jadi keluarga-keluarga sekarang untuk komunikasi saja sudah sulit antara suami, istri, orang tua dengan anak. Ini yang harus diperkuat sehingga kekuatan keluarga ini menjadi fondasi sebuah negara," kata Arifah.

Ia mengajak para ibu melakukan introspeksi mengenai pola asuh keluarga masing-masing. Tujuannya agar hubungan keluarga bisa lebih sehat dan anak-anak tumbuh optimal.

"Untuk ibu-ibu saat ini, ayo kita saling instrospeksi. Apakah komunikasi kita di keluarga sudah bagus, apakah pola asuh yang kita berikan sudah tepat untuk anak-anak kita," ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Meutia turut menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Meutia juga berharap kemajuan sosial dan ekonomi perempuan tetap berjalan tanpa meninggalkan jati diri nasional.

Meneladani Rahmi Hatta, Hal ini sejalan dengan yang disampaikan putri sulung Bung Hatta, Meutia Hatta. Ia mendefinisikan sang Ibu sebagai perempuan yang memang teguh dan cinta terhadap Indonesia.

Ia berharap, nilai-nilai teladan sang Ibu dapat diresapi dan diterapkan masyarakat khususnya dalam pemberdayaan perempuan. Seperti kecerdasan dan moral dari sosok Rahmi Hatta.

“Perkembangan sosial dari masa ke masa ini memang terjadi. Saya harap meskipun perkembangan pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan ekonomi jalan terus, tapi tetaplah cintai Indonesia," kata Meutia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....