Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Jadwal Resminya
- 16 Feb 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pertanyaan berapa hari lagi puasa 2026 mulai ramai dicari masyarakat karena Ramadan 1447 Hijriah semakin dekat. Bulan suci ini identik dengan ibadah dan kebersamaan keluarga sehingga informasi jadwal resmi penting disiapkan lebih matang.
Untuk mengetahui hitung mundur secara pasti, masyarakat biasanya merujuk pada keputusan pemerintah. Selain itu, pandangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga menjadi rujukan penting.
Jadwal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah
Berdasarkan kalender Hijriah nasional, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026 mendatang. Jika dihitung sejak Senin, 16 Februari 2026, maka puasa tinggal empat hari lagi.
Namun demikian, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) tetap akan menetapkan secara resmi melalui sidang isbat nasional. Sidang penentuan awal Ramadan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026 mendatang.
Keputusan penetapan awal Ramadan diambil menggunakan metode hisab dan rukyat yang selama ini dipakai bersama. Hisab merupakan perhitungan astronomi, sedangkan rukyat adalah pengamatan hilal di berbagai wilayah Indonesia.
Jadwal Puasa Ramadan 2026 Versi Nahdlatul Ulama
Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyat atau pengamatan hilal secara langsung di lapangan. Hasil rukyat tersebut kemudian menjadi bagian penting pertimbangan dalam sidang isbat pemerintah setiap tahunnya.
Karena itu, penetapan NU umumnya sejalan dengan keputusan resmi pemerintah setelah proses pengamatan dilakukan. Penentuan awal bulan dilakukan setelah memastikan hilal terlihat usai matahari terbenam tanggal 29 Hijriah.
Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jakarta, Ikhwanudin, menjelaskan dasar penetapan awal bulan Hijriah. Ia mengatakan, apabila hilal tidak terlihat, maka dilakukan istikmal atau penyempurnaan bilangan bulan menjadi 30 hari.
"Dasar penetapan awal bulan hijriah adalah terlihatnya hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Hijriah. Jika hilal tidak terukyat, maka dilakukan istikmal, bukan berdasarkan rukyatul kusuf, gerhana hanya indikator," katanya sebagaimana dikutip NU Online, Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.
Jadwal Puasa Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu mengumumkan jadwal Ramadan 1447 Hijriah secara resmi kepada publik. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 sesuai hasil hisab.
Artinya, jika dihitung sejak Senin, 16 Februari 2026, maka puasa tinggal tiga hari lagi. Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang konsisten digunakan Muhammadiyah.
Metode tersebut menggunakan perhitungan astronomi posisi matahari dan bulan secara presisi serta terukur. Hasil perhitungan tersebut kemudian dituangkan dalam maklumat resmi Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
"Menurut hisab hakiki wujudul hilal. Posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026," demikian isi maklumat tersebut.
Dengan adanya perbedaan metode tersebut, masyarakat diimbau tetap menunggu keputusan resmi pemerintah. Yang terpenting, persiapan menyambut Ramadan dilakukan dengan hati tenang dan penuh sukacita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....