DPR Ingatkan Pertamina Penuhi Kebutuhan BBM jelang Mudik Lebaran 2026
- 16 Feb 2026 10:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi XII DPR mengingatkan PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan BBM menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ketersediaan BBM subsidi maupun non-subsidi pada saat itu jangan sampai membuat pemudik kesusahan.
Pernyataan ini diungkapkan anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, Senin 16 Februari 2026 di Jambi. Politikus Partai Gerindra ini mengaku akan terus mengawasi kinerja Pertamina dalam memasok kebutuh BBM di daerah.
"Saya akan serius mengawasi ketersediaan BBM baik subsidi maupun non-subsidi," ucapnya. Terutama di jalan lintas perkotaan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik.
Rocky juga mendorong Pertamina untuk aktif mengawasi setiap potensi gangguan yang berujung pada keresahan masyarakat. Terutama dalam mendapatkan kebutuhan BBM, termasuk ketersediaan gas subsidi 3 kilogram.
"Ini mengingat konsumsi bahan bakar dan kebutuhan gas dipastikan selalu tinggi selama bulan puasa," ucapnya. Juga pada saat berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran.
Rocky menekankan Pertamina juga harus mampu memastikan ketersediaan pasokan dan jaminan kelancaran suplai minyak di setiap SPBU. Tujuannya agar masyarakat merasa nyaman dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
"Sama-sama diketahui selama Ramadan konsumsi masyarakat akan naik terutama menjelang Lebaran," ujarnya. Menurut Rocky, ini harus di perhatikan terutama di wilayah Sumatra bagian selatan agar jangan sampai muncul keluhan masyarakat.
Pernyataan Rocky itu berkaitan dengan pasokan solar yang belum penuhi kebutuhan di Jambi. Hal ini sebelumnya disampaikan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fatah,
"Berdasarkan hitungan bersama tim Hiswana Migas, kebutuhan solar di Jambi mencapai 450 kiloliter," ujarnya. Namun, kuota yang diberikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) hanya 412 kiloliter.
Menurut Hafiz, Provinsi Jambi seharusnya mendapat perhatian lebih karena letak geografisnya yang strategis di tengah-tengah Pulau Sumatra. "Kendaraan logistik dan penumpang dari Jakarta dan mengisi BBM penuh dari Merak akan kehabisan bensin di Jambi," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....