Kapolri-Ketua Komisi IV Salurkan 16 Truk Bantuan di Tapteng

  • 16 Feb 2026 15:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Ketua Komisi IV DPR RI, meninjau Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori. Kunjungan ini untuk melihat dan memastikan penyaluran 16 truk bantuan bagi warga terdampak banjir di Tapanuli Tengah.

Tidak hanya itu, Kapolri juga mengatakan. kunjungan ini untuk mendengar langsung kebutuhan para pengungsi. Ia ingin memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat. Khususnya yang mengungsi sementara di huntara,” ujarnya saat melakukan peninjauan di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menambahkan bantuan juga mencakup seragam sekolah, buku pelajaran, serta tas untuk anak terdampak. Dukungan ini diharapkan membantu meringankan beban sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan sekaligus mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin. Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi,” tuturnya.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), mengapresiasi langkah cepat pemerintah dan Polri. Ia menilai, pembangunan hunian sementara menjadi solusi awal sebelum hunian tetap direalisasikan.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah,” ujarnya.

Titiek juga berterima kasih kepada TNI dan Polri yang turun sejak hari pertama bencana. Ia melihat aparat membantu warga membersihkan lumpur serta mendistribusikan logistik dan perlengkapan.

“Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat. Mengeluarkan kayu dan lumpur di rumah serta membawa makanan dan perlengkapan,” katanya.

Ia turut mengapresiasi kehadiran mobile water treatment untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Fasilitas itu, lanjut Titiek, mampu mengolah air sungai, payau, hingga laut menjadi layak konsumsi.

“Makasih Pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa ditreatment menjadi air bersih siap diminum,” ucapnya.

Sebagai informasi, huntara Asrama Haji Pinangsori memiliki 56 kamar dan menampung 154 pengungsi. Fasilitas ini dilengkapi tandon air, MCK, serta sumber air bersih untuk kebutuhan harian warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....