Bapannas Pantau Rutin Stok Pangan jelang Ramadan
- 15 Feb 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah terus mengawal ketersediaan pangan melalui produksi dalam negeri serta pemantauan rutin. Upaya itu juga sejalan arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman.
"Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Pak Amran, beliau selalu menyampaikan bahwa ketersediaan sangat-sangat cukup. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu panic buying karena pemerintah hadir untuk menjaga ketersediaan stok pangan tersebut," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa saat berbincang dengan PRO3 RRI, Minggu, 15 Februari 2026.
Menurutnya, langkah antisipasi dilakukan sejak hulu produksi melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian. Pemerintah daerah hingga pelaku produksi juga dipantau intensif untuk memastikan kestabilan pasokan.
| Baca juga: GPM Bantu Warga Cariu Dapat Pangan Murah |
"Sangat diantisipasi karena dari sisi produksi, turun ke lapangan kemudian memastikan produksi-produksi di tingkat-tingkat provinsi, kabupaten, kota. Kemudian champion-championnya sudah dipantau terus sehingga diyakini dan dipastikan dengan data BPS, maka ketersediaan sangat-sangat cukup," ujarnya.
Sejumlah komoditas utama tetap menjadi perhatian khusus pemerintah menjelang hari besar keagamaan. Stabilitas pasokan beras, daging, telur, serta komoditas hortikultura dinilai krusial bagi stabilitas harga dan konsumsi masyarakat.
"Yang pasti pangan yang harus kita jaga, beras, itu harus kita jaga benar, kemudian daging, baik itu daging ayam. Kemudian telur ayam, daging sapi, tentu yang hortinya bawang merah, bawang putih, cabai, ini harus kita jaga," katanya.
Ia juga menilai sebagian besar komoditas pangan nasional sudah ditopang produksi domestik yang kuat. Kondisi tersebut membuat pemerintah optimistis ketersediaan pangan tetap aman sepanjang periode hari besar keagamaan.
"Telur dan minyak goreng kita jaga itu cukup karena secara prinsip barang-barang tersebut juga kita swasembada secara prinsip. Walaupun daging sapi masih impor sedikit, tapi yang lainnya kita sudah swasembada, produksi dalam negeri sudah kuat," ujar Ketut.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi. Stok pangan nasional mencukupi untuk menghadapi periode Ramadan hingga Idulfitri mendatang.
Amran mengatakan, Indonesia akan mengalami surplus produksi mayoritas komoditas strategis dalam dua bulan ke depan. "Stok pangan menghadapi Ramadan dua bulan ke depan surplus, lebih dari cukup," ujar Amran usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....