MPK HMI Rekomendasikan Pembentukan Pansel Caketum Kongres 2026
- 14 Feb 2026 20:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) HMI merekomendasikan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI untuk Kongres XXXIII Tahun 2026. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam forum Pleno II PB HMI yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026 di Bumi Perkemahan Kitri Bhakti, Tangerang.
Pleno II PB HMI merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Pengurus Besar di luar Kongres. Agenda ini dihadiri seluruh unsur PB HMI, Badan Koordinasi (Badko) se-Indonesia, serta Bakornas Lembaga Profesi, untuk merumuskan dan memutuskan arah kebijakan organisasi.
Koordinator MPK PB HMI 2024–2026, Arri Wahyudi Edimar, menegaskan bahwa proses reproduksi kepemimpinan nasional HMI merupakan faktor strategis. Di mana, hal ini akan menentukan kualitas organisasi korps Hijau Hitam ke depan.
“MPK HMI sebagai produk Kongres yang memiliki mandat konstitusional memandang pembentukan Panitia Seleksi Calon Ketua Umum PB HMI pada Kongres XXXIII Tahun 2026 perlu ditetapkan. Ini sebagai produk resmi Pleno II PB HMI,” kata Arri dalam keterangannya, dikutip Sabtu 13 Februari 2026.
Komposisi dan Tugas Panitia Seleksi
MPK merekomendasikan Panitia Seleksi terdiri dari unsur MPK HMI dan perwakilan PB HMI. Komposisi ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara fungsi pengawasan konstitusional dan fungsi eksekutif organisasi, sekaligus memastikan objektivitas dan legitimasi proses.
Adapun tugas Panitia Seleksi meliputi:
- Menyusun regulasi administratif dan tata cara verifikasi calon sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HMI.
- Melakukan verifikasi administratif dan substantif terhadap bakal calon.
- Menyusun tahapan seleksi, termasuk mekanisme sosialisasi dan kampanye.
Pansel nantinya akan menghasilkan daftar calon yang memenuhi syarat administratif serta melakukan verifikasi kelayakan substantif. Seperti kualitas ideologis, kapasitas manajerial, kedalaman intelektual, dan integritas moral.
Hasil proses tersebut akan disampaikan secara transparan kepada seluruh cabang. Hal ini sebagai referensi objektif dalam menentukan dukungan kepada kandidat Ketua Umum.
Libatkan HMI Connection dan Jawab Tantangan Organisasi
Apabila disetujui forum pleno, Panitia Seleksi akan melakukan pengayaan konsep melalui silaturahmi kelembagaan dengan HMI Connection. Ini sebagai ruang publik kader lintas generasi, guna menghimpun masukan untuk penyempurnaan sistem seleksi kepemimpinan.
MPK menilai pembentukan Pansel ini merupakan langkah organisatoris untuk menjawab keresahan kolektif kader terhadap tantangan relevansi HMI di tengah perubahan Indonesia dan dunia.
“Melalui ikhtiar ini diharapkan kualitas proses Kongres semakin kuat dan kompetisi kepemimpinan bertumpu pada kapasitas, integritas, dan gagasan,” ujar Arri.
Momentum Menuju Satu Abad HMI
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi HMI yang memasuki usia 79 tahun, sekaligus fase menuju satu abad perjalanan organisasi. Momentum ini juga beririsan dengan agenda besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam konteks tersebut, MPK menilai kualitas reproduksi kepemimpinan HMI tidak hanya menjadi persoalan internal organisasi. Tetapi juga bagian dari tanggung jawab sejarah dalam menjaga kontribusi HMI bagi Indonesia.
Sebagai organisasi kader, HMI dinilai perlu melakukan penyempurnaan sistemik. Agar tetap menjaga marwah, kualitas, dan daya saingnya di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....