Pencemaran Gudang Kimia BSD Sampai Teluknaga Tangerang
- 13 Feb 2026 12:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyatakan pencemaran Sungai Cisadane telah sampai ke Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Hal ini imbas dari terbakarnya gudang kimia pestisida dikawasan Taman Tekno, BSD, Kota Tangerang Selatan, Senin lalu.
Menteti Hanif mengatakan pihaknya dengan Polres Tangerang Selatan dan Deputi Gakum, Deputi PPKL telah melakukan peninjauan terkait dengan kasus ini. "Sejak awal kejadian, maka Bapak Kapolres telah melakukan langkah-langkah kepolisian dalam waktu yang cepat untuk menangani ini," ujarnya, Jumat, 13 Februari 2026.
Kemudian, sanbung Hanif, dari Kementerian Lingkungan Hidup telah juga mengambil langkah-langkah sejak kejadian itu sampai hari ini. Dilakukan pemantau terus terhadap pergerakan air yang tercemar yang diduga dari zat kimia jenis pestisida.
Dia menegaskan tentu semua dampak lingkungan dilakukan pengambilan sampel, uji sampel untuk melihat sampai sejauh mana pengaruh yang timbul dari kondisi ini. Hal yang utama tentu dari kualitas air dan bentos (biota, baik itu hewan maupun tumbuhan yang hidup di dasar perairan) Sungai Cisadane.
"Sungai yang menjadi faktor utama dari indikator terkait dengan kelayakan sungai ini. Jadi kita sudah ambil, mungkin sampai hari ini sudah ratusan sampel yang kita ambil dan sedang kita uji, tentu tidak sederhana," kata Hanif.
Hanif mengaku ini mungkin akan panjang ceritanya, karena air ini mengalir mulai dari Kali Jelentreng sampai ketemu Sungai Cisadane sekitar 9 kilometer. Kemudian, Sungai Cisadane sampai ke Teluknaga, mungkin puluhan kilometer yang terpapar dari kondisi ini.
"Ya sebagaimana layaknya, maka semua pencemar wajib melakukan penanganan bertanggung jawab. Mulai dari kerugian lingkungan dan upaya pemulihan yang harus dilakukan," ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mengaku kesulitan dalam melakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah gudang di wilayahnya. Pernyataan itu pascapencemaran kimia akibat kebakaran gudang dikawasan Taman Tekno, Setu, BSD.
"Tapi jujur memang untuk masuk ke pergudangan mengalami kesulitan. Sulit kita mengakses masuk ke mereka untuk periksa dokumen, sertifikat layak fungsi, melihat jaringan listrik, sulit," ujarnya, Selasa 10 Februari 2026.
Benyamin menyoroti pengawasan terhadap gudang dan perkantoran, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan bahan kimia. "Tidak dikasih aksesnya, kita akan lakukan gerakan bersama untuk melakukan pemeriksaan sertifikat laik fungsinya ke tiap gudang dan perkantoran," ucap Benyamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....