IPI Dorong Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan
- 13 Feb 2026 07:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menyebut insiden penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, menjadi perhatian internasional. Asosiasi pilot dunia, International Federation of Air Line Pilots' Associations (IFALPA), menyoroti keselamatan penerbangan di Papua.
Ketua IPI, Muammar Reza,mengatakan masalah keselamatan penerbangan di wilayah rawan, seperti Papua, sudah lama menjadi perhatian serius. “Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus dan segera mengambil langkah guna menjamin keamanan penerbangan di wilayah berisiko tinggi," katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Jumat, 13 Februari 2026.
"IPI juga meminta Komite Nasional Keamanan Penerbangan (KNKP) mengambil langkah konkret. Termasuk mempertimbangkan penghentian sementara operasional bandara dengan risiko keamanan tinggi hingga situasi dinilai aman,” ujarnya.
IPI, kata Muamar, juga mengecam keras insiden penembakan pesawat Smart Air saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Rabu, 11 Februari 2026. Akibat penembakan yang diduga dilakukan oleh KKB itu, menyebabkan dua pilot tewas.
“Peristiwa yang menyebabkan pilot Kapten Enggon dan kopilot Kapten Baskoro meninggal sebagai tragedi memilukan. Tidak hanya menjadi perhatian nasional, tetapi juga internasional,” ucapnya.
Muamar menyebut, IPI berharap peristiwa serupa tidak terulang dalam sejarah penerbangan Indonesia. Dia juga menegaskan penerbangan merupakan moda transportasi strategis nasional yang vital bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Transportasi udara berperan penting dalam mobilitas masyarakat hingga distribusi logistik, pangan, dan layanan medis ke wilayah terpencil. Oleh karena itu, sebagai bagian dari infrastruktur penerbangan bandara, pilot, dan penumpang harus dilindungi dari gangguan keamanan,” katanya.
Hal tersebut, kata Muamar, sebagaimana sudah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004. Selain itu, penembakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, khususnya terkait keamanan penerbangan.
Ia juga menyebut, insiden itu melanggar ketentuan internasional, termasuk ICAO Annex 17 tentang Keamanan Penerbangan serta Konvensi Chicago 1944. Sebelumnya, dua pilot pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR tewas usai diduga ditembak KKB.
Pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan dengan rute Tanah Merah menuju Koroway. Pesawat ditembaki saat mendarat sekitar pukul 11.00 WIT di Bandara Koroway Batu.
Penembakan terjadi dari arah hutan samping area Bandara Koroway Batu. Sementara itu, penerbangan di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dihentikan sementara.
Bandara Korowai Batu merupakan bandara perintis dan satu-satunya akses ke wilayah Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel. Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan di wilayah sekitar bandara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....