Airlangga Perkirakan Realisasi Anggaran Program MBG Capai Rp60 Triliun
- 12 Feb 2026 14:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah melaporkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada kuartal pertama 2026 diperkirakan mencapai Rp60 triliun. Anggaran tersebut dinilai berpotensi mendorong perputaran ekonomi nasional, khususnya sektor konsumsi masyarakat.
"MBG sampai dengan kuartal pertama diperkirakan akan ada realisasi anggaran sebanyak Rp60 triliun. Hal ini tentu akan mendorong stimulasi perekonomian," ujar Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Selain program MBG, pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus pendukung. Salah satunya berupa insentif transportasi yang telah diumumkan sebelumnya.
Insentif tersebut meliputi potongan tarif kereta api sebesar 30 persen. Diskon juga diberikan untuk angkutan laut 30 persen, jasa penyeberangan 100 persen, serta tiket pesawat sekitar 17-18 persen.
Total anggaran insentif transportasi diperkirakan mencapai Rp911,16 miliar. Rinciannya Rp639,86 miliar berasal dari APBN dan Rp271,5 miliar dari sumber non-APBN.
Di bidang perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat pada desil 1–4. Total anggaran bantuan tersebut mencapai Rp11,92 triliun.
Bantuan diberikan dalam bentuk 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng. Program ini ditujukan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
"Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan untuk menjaga kelancaran logistik," kata Airlangga.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat Program MBG ditargetkan mencapai 82 juta orang hingga akhir 2026. Kepala Negara menyebut capaian MBG per Januari 2026 telah menjangkau 58 juta penerima manfaat.
"MBG hari ini kalau tidak salah, sudah mencapai 58 juta penerima manfaat. Anak-anak, ibu hamil dan lansia menerima makan setiap hari, tiap hari di sekolah," kata Presiden.
Presiden mengatakan, para penerima manfaat mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin. “Ini dicapai dalam satu tahun, negara mana yang bisa berbuat seperti ini?” ujar Presiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....