Tangsel Atasi Sampah Lewat Biopori Massal Bertahap
- 07 Feb 2026 22:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memaparkan persoalan ketersediaan lahan pengolahan sampah sebagai tantangan utama saat ini daerah. Ia menilai kondisi tersebut menjadi faktor dominan sekaligus menjabarkan keterbatasan kapasitas TPA Cipocang terkini kepada publik nasional pagi.
Benyamin Davnie menegaskan produksi sampah harian Tangerang Selatan didominasi limbah rumah tangga masyarakat perkotaan sehingga perlu pengurangan serius. “Sekitar seribu dua ratus ton sampah harian mayoritas berasal aktivitas domestik warga sehingga perlu pengolahan berkelanjutan segera bersama," kata Benyamin.
Benyamin Davnie berargumen solusi penanganan harus dimulai dari masyarakat melalui program lubang biopori masif berbasis partisipasi lingkungan lokal. “Kami menargetkan puluhan ribu lubang biopori semester awal guna mengurangi beban pemrosesan akhir kota secara terukur dan konsisten," ucapnya.
Benyamin Davnie memaparkan bau sampah kini tertangani memakai cairan khusus serta pengolahan air lindi terkontrol berstandar teknis nasional. Ia menguraikan penerapan teknologi energi listrik berbasis sampah dipersiapkan mengikuti regulasi nasional terbaru guna memperkuat sistem pengelolaan kota.
Benyamin Davnie menggarisbawahi peran pemerintah pusat mendukung investasi teknologi serta koordinasi regional berkelanjutan demi percepatan penanganan sampah terpadu. Ia menambahkan kesadaran masyarakat hulu menjadi kunci keberhasilan pengurangan timbulan sampah jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan kota tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....