Pengelolaan Sampah Dimulai Dari Rumah Tangga Masyarakat
- 07 Feb 2026 22:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLHK Agus Rusli memaparkan kondisi persampahan nasional terkini kepada publik luas. Ia menilai persoalan dipicu perilaku rumah tangga belum konsisten memilah limbah sejak sumbernya setiap hari di Indonesia kini.
"Pemilahan dari rumah menentukan separuh beban nasional," tutur Agus Rusli kepada PRO3 RRI. Agus Rusli menekankan kebiasaan memilah organik domestik berpotensi menahan limpasan timbulan menuju lingkungan luas signifikan bagi masyarakat urban.
"Sampah anorganik bernilai ekonomi melalui bank sampah," ujarnya menggambarkan insentif finansial bagi warga tingkat komunitas lokal perkotaan setempat. Ia berpandangan produsen kemasan pangan minuman elektronik perlu bertransformasi memakai material ramah lingkungan mudah terurai melalui inovasi berkelanjutan.
Ia memaparkan kolaborasi kementerian pemerintah daerah komunitas pelaku usaha membersihkan pesisir wisata Bali bersama ribuan relawan lapangan. "Gerakan kolektif memastikan kebersihan berkelanjutan," katanya menggambarkan dampak ekonomi pariwisata meningkat signifikan bagi daerah melalui kunjungan wisatawan berkualitas.
Agus Rusli menggarisbawahi percepatan fasilitas pengolahan energi sampah memerlukan volume minimal harian terpenuhi agar layak investasi jangka panjang. "Partisipasi warga menentukan keberhasilan target nasional," imbuhnya mengajak masyarakat mengomposkan sisa makanan menabung plastik demi lingkungan lestari bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....