KemenPKP–Kemenkes Sinergikan BSPS untuk 1.000 Rumah Pasien TBC
- 05 Feb 2026 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian PKP bersama Kementerian Kesehatan menyinergikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk mendukung penanganan pasien tuberkulosis (TBC). Sinergi tersebut menyasar sekitar 1.000 rumah pasien TBC dari kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah memperkuat pelaksanaan BSPS agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyebut alokasi BSPS tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu, BSPS dialokasikan sebanyak 45 ribu unit. Tahun ini, alokasinya meningkat signifikan menjadi 400 ribu unit, pelaksanaannya harus tepat sasaran, transparan, dan dijalankan secara bersih,” ujar Menteri Ara dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Ara menyampaikan kementeriannya terbuka terhadap sinergi lintas sektor, agar program perumahan mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting terutama bagi kelompok rentan, termasuk penderita TBC.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus menilai penanganan TBC harus dilakukan secara komprehensif. Ia menekankan keberhasilan pengobatan tidak hanya melalui medis, tetapi juga dipengaruhi kondisi hunian dan lingkungan tempat tinggal pasien.
“Penanganan TBC harus dilakukan secara komprehensif. Selain pengobatan, kondisi rumah dan lingkungan tempat tinggal pasien juga sangat menentukan keberhasilan penyembuhan,” kata Benyamin.
Ia menambahkan Kemenkes telah mendata sekitar 1.000 rumah pasien TBC yang memenuhi kriteria MBR DTSEN 1–4. Data tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan Kementerian PKP untuk diusulkan menerima BSPS.
Melalui sinergi ini, Kementerian PKP dan Kementerian Kesehatan menegaskan komitmen memperkuat penyaluran BSPS bagi pasien TBC. Program tersebut diharapkan meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....