DPR: Pengembangan PIK 2 Perlu Penguatan Pemberdayaan UMKM

  • 05 Feb 2026 19:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang — Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, menilai pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 perlu diimbangi dengan penguatan ekonomi. Salah satunya pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.

Menurut Banyu, PIK 2 saat ini telah berkembang menjadi destinasi yang populer dan memiliki daya tarik tinggi bagi publik. Namun, popularitas tersebut perlu diikuti dengan strategi pemberdayaan ekonomi yang lebih mendalam dan berkelanjutan.

“PIK 2 ini sudah jadi magnet, tinggal bagaimana dampak ekonominya diperluas. Jumlah UMKM yang terlibat harus diperbanyak, upskilling harus lebih diperhatikan, vokasi yang tepat harus dididik, termasuk manajemen keuangan,” ujar Banyu saat kunjungan kerja ke PIK 2, Kabupaten Tangerang, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia mengapresiasi sejumlah fasilitas ekonomi yang telah dibangun. Seperti Indonesian Design District, Creative Hub, Hometown Creative, hingga kawasan By The Sea yang menampilkan produk-produk dalam negeri. 

Namun menurutnya, fasilitas tersebut masih perlu diperluas agar benar-benar menjadi simbol keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat. Banyu juga menekankan pentingnya penerapan konsep Triple Helix, yakni kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan PIK 2, dan pelaku UMKM.

“Ini satu ekosistem yang saling terhubung. UMKM tumbuh, ekonomi kreatif tumbuh, pariwisata juga tumbuh dan tidak bisa berdiri sendiri,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pesisir PIK 2 tidak terpinggirkan. Melainkan dilibatkan secara aktif melalui perekrutan dan pemberdayaan ekonomi.

Adapun kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR RI terhadap pengembangan kawasan. Yang mencakup sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. 

Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, memaparkan kawasan PIK merupakan bagian dari program besar pemerintah daerah sejak lama. "Kami harap hasil kunjungan kerja tersebut dapat menjadi bahan penting dalam merumuskan rekomendasi kebijakan," ujar Nono. 

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....