Buku 'Alter Ego Listyo Sigit Presisi' Luruskan Persepsi Publik

  • 04 Feb 2026 15:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Diskusi bedah buku 'Alter Ego Listyo Sigit Presisi' membahas dinamika reformasi Polri serta kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Sang penulis, Hermawan Sulistyo mengatakan bukunya terinspirasi dari kebutuhan meluruskan persepsi publik, sejumlah kebijakan dinilai kerap disalahpahami masyarakat.

“Ada mispersepsi seolah semua ini diorkestrasi dan Kapolri dianggap membangkang Presiden. Itu keliru karena Polri bagian dari pemerintah,” katanya dalam acara diskusi bedah buku 'Alter Ego Listyo Sigit Presisi', Jakarta, Rabu, 3 Februari 2026.

Ia menilai, ketegasan Kapolri kerap disalahartikan sebagai pembangkangan. Padahal ketegasan merupakan bagian dari kepemimpinan institusional.

“Kapolri bisa tegas dan itu bukan pembangkangan. Pembangkangan terjadi jika Presiden memutuskan A lalu Kapolri menyatakan B,” katanya.

Sementara itu, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, menekankan posisi Polri sebagai polisi sipil. Ia menilai pemahaman demokrasi penting dalam melihat peran Polri.

“Polisi adalah polisi sipil dalam negara demokrasi. Polisi demokratis menjunjung supremasi hukum dan hak asasi manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan reformasi Polri merupakan proses berkelanjutan dalam kerangka demokrasi. Dialog dan diskusi dinilai menjadi bagian penting dari proses tersebut.

“Kalau kita negara demokrasi, maka ada ruang dialog dan diskusi. Peganglah demokrasi itu dengan baik dan benar,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....