Seskab Bantah Presiden Gunakan Dua Pesawat Kenegaraan ke Luar Negeri
- 04 Feb 2026 10:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya membantah Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk kunker ke luar negeri. Ia menegaskan, Presiden hanya menggunakan satu pesawat.
“Ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, enggak ada, itu tidak benar,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Teddy menjelaskan, sejak sebelum menjabat sebagai Presiden RI, Presiden Prabowo terbiasa menggunakan pesawat perusahaan milik pribadinya. Rombongan Presiden pun hanya menggunakan satu pesawat milik TNI AU.
“Beliau menggunakan pesawat perusahaan pribadi Beliau plus satu pesawat TNI AU Boeing 737, itu pun bukan pesawat kepresidenan. Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, protokol, tim dokter, tim Kemlu, wartawan, dan sebagainya,” ucap Teddy.
Teddy menekankan, pesawat TNI AU tersebut bukan pesawat kepresidenan. Pesawat itu berfungsi sebagai pendukung logistik dan pengangkutan personel yang harus menyertai Presiden sesuai ketentuan perundang-undangan.
Ia kembali menegaskan, Presiden Prabowo tidak pernah menggunakan dua pesawat kenegaraan dalam perjalanan luar negeri. Teddy menekankan, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Teddy melanjutkan, dalam setahun terakhir, khusus untuk perjalanan jauh, Presiden Prabowo selalu menggunakan satu pesawat Garuda. Konfigurasi dalam pesawat pun tidak berubah, tidak ada VIP.
“Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan pesawat satu. Maskapai nasional kebanggaan kita, Garuda Indonesia Boeing 777, pasti Anda sudah lihat semua,” ucapnya.
Ia menyebut, muatan perangkat kepresidenan juga dipangkas saat Presiden melakukan kunjungan ke luar negeri. Rombongan yang ikut dibatasi hanya untuk kebutuhan utama.
“Kalau Anda sudah wartawan lama pasti sudah tahu dulu banyaknya bagaimana. Per sekarang, kita perkecil yang perlu ikut, dan rombongan semakin terbatas,” ucap Teddy.
Dia menambahkan, untuk perjalanan dalam negeri, pengangkutan perangkat kepresidenan dan wartawan tetap menggunakan pesawat TNI AU. Hal tersebut dilakukan demi efisiensi dan mendukung kelancaran tugas kepresidenan.
“Kalau di dalam negeri, ya seperti Anda ikut semua. Kita menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan,” kata Teddy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....