Meriyati Hoegeng Wafat, Kapolri Sampaikan Duka Mendalam
- 03 Feb 2026 21:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Meriyati Roeslani Hoegeng, istri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, wafat pada Selasa, 3 Februari 2026. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Meriyati Hoegeng.
Listyo turut mengunggah foto kenangan terakhir bersama Eyang Meri. Ia menyampaikan duka mewakili keluarga besar Polri dan Bhayangkari.
“Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari mewakili seluruh keluarga besar Polri dan Bhayangkari. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng, istri tercinta almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurutnya, Eyang Meri melekat dengan keteladanan dan kesederhanaan. Ia menyebut almarhumah sebagai saksi perjalanan panjang institusi kepolisian.
"Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami," ucapnya.
Ia menilai, Eyang Meri menjadi inspirasi bagi generasi penerus Polri dan Bhayangkari. Nilai tersebut dinilai penting dalam menjaga marwah institusi.
“Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari. Nilai itu terus mengingatkan pentingnya menjaga marwah institusi,” ujarnya.
Kapolri juga mendoakan agar amal ibadah almarhumah diterima Tuhan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
"Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan," ucapnya.
Sementara itu, jenazah Meriyati Hoegeng direncanakan dimakamkan Rabu, 4 Februari, 2026.Pemakaman dilakukan setelah proses penyemayaman di rumah duka.
“Informasi dari keluarga, besok dimakamkan,” ujar Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras. Meriyati Hoegeng akan dimakamkan dekat makam suaminya, lokasinya berada di Taman Makam Giri Tama, Tonjong, Bogor.
Kabar wafatnya Eyang Meri dikonfirmasi pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polri. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pukul 13.24 WIB.
Kepala RS Bhayangkara Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono menyampaikan konfirmasi tersebut. Almarhumah wafat setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....