Kemendikdasmen Perkuat SIMT untuk Talenta Murid Berprestasi
- 03 Feb 2026 14:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan penguatan kurasi dan integrasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT). Langkah ini bertujuan menjadi rujukan resmi jalur seleksi peserta didik berbasis prestasi.
Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, selama ini pengusulan prestasi siswa menjadi pertimbangan dalam jalur penerimaan berbasis prestasi. Bahkan, kewenangan tersebut selama ini dikatakan berada di pemerintah daerah
Kami mencoba memperluas dan membakukan kurasi ajang. Supaya daerah dan pusat memiliki standar yang sama dalam menilai suatu ajang dan prestasi yang baik," kata Maria dalam acara Silahturahmi Kemendikdasmen dengan Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Baca juga: Kemendikdasmen Bersama LPDP Siapkan 6000 Beasiswa Talenta Indonesia
Hingga kini SIMT mencatat 379 ribu murid berbakat dari sekitar 40 juta peserta. Jumlah ini dinilai masih sangat kecil dibandingkan potensi talenta di daerah.
Ia memastikan, kurasi talenta di daerah akan diperluas secara signifikan. “Masih banyak mutiara-mutiara di daerah yang akan kami identifikasi dan kembangkan,” ucapnya.
Sementara itu, Staf Ahli Mendikdasmen Mariman Darto mengatakan, penguatan SIMT menggunakan pendekatan hulu hingga hilir. Pendekatan ini mencakup identifikasi minat dan bakat sejak dini hingga pengembangan berkelanjutan.
“Identifikasi dilakukan lebih awal. Kemudian talenta berprestasi dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Mariman.
Ia menekankan perubahan mendasar dari pendekatan event based menjadi system based. SIMT kini berfungsi sebagai basis data nasional talenta murid secara menyeluruh.
“SIMT menjadi basis data bagi anak-anak. Kemudian juga seluruh pihak yang berkepentingan,” ujarnya.
Dalam penerimaan murid baru, SIMT menjadi acuan utama jalur prestasi. Murid yang tidak terdata dalam SIMT tidak dianggap memenuhi kriteria prestasi.
IIa berharap, langkah ini dapat menstandarkan dan memperluas identifikasi talenta di seluruh Indonesia. “Siapa pun yang tidak masuk SIMT, meskipun prestasinya tingkat dunia, tidak tercatat dan tidak diakui,” kata Mariman, tegas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....