Jusuf Hamka Soal Dewan Perdamaian: Presiden Ahli Strategi
- 03 Feb 2026 14:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta- Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka memberikan tanggapan atas bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board Of Peace (BOP). Jusuf Hamka menyakini kemampuan Presiden Prabowo Subianto sehingga Indonesia menjadi bagian dari Dewan Perdamaian.
"Membernya kebanyakan negara muslim, kita harus percaya dengan Presiden Prabowo bekas panglima perang, pasti ahli strategi. Kita jangan suuzon, kita husnudzon,"kata Jusuf Hamka kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Indonesia, kata Jusuf merupakan anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) namun tidak memiliki hak veto. Oleh sebab itu, menurutnya dengan bergabung di Dewan Perdamaian, Indonesia dapat berperan lebih aktif untuk kemerdekaan Palestina.
"Kita anggota Dewan Keamanan PBB dan tidak punya hak veto, sekarang kita 2/3 punya hak veto. Daripada nonton di luar , lebih baik kita mewarnai di dalam, itu menurut saya,"katanya menegaskan.
Ia pun menyerahkan apapun keputusan Presiden Prabowo terkaif sikap Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza. "Kalau saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, umat beragama, samina wa Athona,"katanya.
Adapun kedatangan Jusuf Hamka adalah atas undangan Presiden Prabowo Subianto dan tokoh ulama lainnya. Didalam pertemuan tersebut, nantinya akan dibahas terkait Indonesia bergabung ke dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menerima kunjungan tokoh muslim di Istana Merdeka, Jakarta. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan tokoh yang akan bertemu Presiden Prabowo dari organisasi keislaman di Tanah Air.
"Bapak Presiden nanti siang akan menerima beberapa tokoh pimpinan organisasi Islam, kemudian tokoh-tokoh Islam. Kemudian juga beberapa pimpinan pondok pesantren dari beberapa daerah,"kata Seskab Teddy kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Februari 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....